INTERVENSI NATURE-BASED SOLUTIONS (NBS) UNTUK KETAHANAN PANGAN BERBASIS PERIKANAN DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INTERVENSI NATURE-BASED SOLUTIONS (NBS) UNTUK KETAHANAN PANGAN BERBASIS PERIKANAN DI BANDA ACEH


Pengarang

MAULA ILTIZAM - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mirza Irwansyah - 196205261987101001 - Dosen Pembimbing I
Winda Hanifah - 199301302024062001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2204110010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Perencanaan Wilayah dan Kota (S1) / PDDIKTI : 35201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ketahanan pangan berbasis perikanan di Kota Banda Aceh menghadapi ketimpangan antara pasokan dan kebutuhan. Produksi tangkap menurun tajam dan belum sepenuhnya pulih, sementara konsumsi ikan masyarakat tetap tinggi dan cenderung meningkat. Surplus produksi yang terus menyusut berisiko mengganggu stabilitas pasokan dan harga ikan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting aspek ketahanan pangan berbasis perikanan serta menyusun arahan intervensi Solusi-berbasis Alam dengan lokasi studi di Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan pendekatan kualitatif sebagai pendekatan utama dan kuantitatif sebagai pendukung. Data wawancara dianalisis dengan teknik analisis kualitatif deskriptif sedangkan dokumen sekunder dianalisis menggunakan analisis konten. Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan Analisis spasial tutupan lahan dengan metode Maximum Likelihood Classification (MLC) digunakan untuk mendukung interpretasi kondisi biofisik pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat dimensi ketahanan pangan perikanan, stabilitas dan akses menjadi dimensi prioritas, diikuti oleh ketersediaan dan pemanfaatan. Prioritas tersebut terlihat dari tidak stabilnya pasokan ikan pada musim panceklik, terbatasnya akses nelayan kecil pada zona 0–4 mil, penurunan hasil tangkapan, kenaikan biaya melaut, degradasi habitat pesisir, serta lemahnya posisi tawar nelayan dalam distribusi. Arahan intervensi Solusi Berbasis Alam jangka pendek prioritas pada aspek akses dan stabilitas melalui penguatan aturan adat pemanfaatan rumpon dan biota pesisir, penyusunan kalender musim ikan dan harga, pendataan kebutuhan BBM nelayan kecil, perawatan mangrove pada musim panceklik, serta pencatatan berkala hasil tangkapan, biaya melaut, dan kondisi ekosistem.

Fisheries-based food security in Banda Aceh faces a widening gap between supply and demand. Capture fisheries production has declined sharply and has yet to fully recover, while per capita fish consumption remains high and continues to rise. The shrinking production surplus risks disrupting supply stability and fish prices in the future. This study aims to analyze the existing conditions of fisheries-based food security and formulate Nature-based Solutions (NbS) intervention directions in Meuraxa District, Banda Aceh. The study employed a mixed-methods approach, with the qualitative approach as the primary method and the quantitative approach as a supporting method. Interview data were analyzed using qualitative descriptive analysis, while secondary documents were examined through content analysis. The quantitative component involved spatial land-cover analysis using the Maximum Likelihood Classification (MLC) method to support the interpretation of coastal biophysical conditions. The results indicate that among the four dimensions of fisheries-based food security, stability and access are the priority dimensions, followed by availability and utilization. These priorities are reflected in the instability of fish supply during lean seasons, limited access of small-scale fishers to the 0–4 nautical mile zone, declining catch volumes, rising operational costs, coastal habitat degradation, and weak bargaining positions of fishers in the distribution chain. Short-term NbS intervention directions prioritize the access and stability dimensions through strengthening customary rules on fish aggregating device (FAD) use and coastal biota management, developing seasonal fish catch and price calendars, recording fuel needs of smallscale fishers, maintaining mangrove cover during lean seasons, and conducting periodic monitoring of catch data, fishing operational costs, and ecosystem conditions.

Citation



    SERVICES DESK