PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH PADA SISWA SMA NEGERI 8 UNGGUL TAKENGON | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH PADA SISWA SMA NEGERI 8 UNGGUL TAKENGON


Pengarang

NILMA FATIMAH AZAHARA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Amiruddin - 196308171992031003 - Dosen Pembimbing I
202638602082001 - - - Dosen Pembimbing II
Alfian Rinaldy - 196810311993031001 - Penguji
Miskalena - 196512131992032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2206104020017

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Nilma Fatimah Azahara. (2026). Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
(PHBS) Dalam Lingkungan Sekolah Pada Siswa SMA Negeri 8 Unggul Takengon.
[Skripsi, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.]. Skripsi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Drs.
Amiruddin, M. Kes, AIFO., dan Zahara, S. Pd., M. Pd
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan serangkaian perilaku yang
dilakukan atas dasar kesadaran untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan diri
serta lingkungan. Penerapan PHBS di lingkungan sekolah bertujuan menciptakan
lingkungan belajar yang bersih, sehat, aman, dan nyaman sehingga dapat
mendukung proses pembelajaran serta meningkatkan derajat kesehatan peserta
didik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sebagian siswa yang belum
menerapkan PHBS secara optimal, seperti kurang menjaga kebersihan diri dan
lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SMA Negeri 8 Unggul
Takengon Tahun 2026.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 678 siswa, dengan sampel
sebanyak 68 siswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling
sebesar 10% dari jumlah populasi. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert
yang terdiri atas 24 butir pernyataan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik
deskriptif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa SMA Negeri 8
Unggul Takengon berada pada kategori baik dengan persentase sebesar 95,6%,
sedangkan kategori cukup sebesar 4,4%. Sebagian besar siswa telah menerapkan
kebiasaan hidup sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan, membuang sampah
pada tempatnya, menjaga kebersihan diri, dan menjaga kebersihan lingkungan
sekolah. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang belum konsisten
dalam menerapkan PHBS secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan dukungan
yang berkelanjutan dari pihak sekolah, guru, dan keluarga untuk meningkatkan
kesadaran serta pembiasaan PHBS pada siswa.
Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), lingkungan sekolah, siswa
SMA.

ABSTRACT Nilma Fatimah Azahara. (2026). Implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the Scool Environment for Students of SMA Negeri 8 Unggul Takengon. [Thesis, Physical Education, Health, and Recreation, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University.]. This thesis was supervised by Prof. Dr. Drs. Amiruddin, M. Kes, AIFO., and Zahara, S. Pd., M. Pd Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) refers to a set of actions undertaken with the awareness of maintaining and improving personal and environmental health. Implementing PHBS in schools aims to create a learning environment that is clean, healthy, safe, and comfortable, thereby supporting the learning process and enhancing students' health status. However, in practice, some students still do not implement PHBS optimally—for instance, by failing to maintain personal hygiene or the cleanliness of the school environment. This study aims to determine the level of PHBS implementation among students at SMA Negeri 8 Unggul Takengon in 2026. This study employs a quantitative approach with a descriptive research design. The study population consists of 678 students, with a sample of 68 students selected using simple random sampling (10% of the total population). The research instrument is a Likert-scale questionnaire comprising 24 statements. Data collection techniques included observation, questionnaires, and documentation. Data were analyzed using descriptive statistics with percentage formulas. The results indicate that the implementation of PHBS among students at SMA Negeri 8 Unggul Takengon falls into the "good" category at 95.6%, while 4.4% fall into the "fair" category. The majority of students have adopted healthy living habits, such as washing hands before eating, disposing of trash in designated bins, maintaining personal hygiene, and keeping the school environment clean. Nevertheless, there remain some students who are not yet consistent in optimally implementing PHBS. Therefore, sustained support from the school, teachers, and families is required to raise awareness and foster PHBS habits among the students. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), school environment, high school students.

Citation



    SERVICES DESK