Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ANALISIS KESESUAIAN KAWASAN PERMUKIMAN BERDASARKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Mirza Maulana - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Noer Fadhly - 197507312002121002 - Dosen Pembimbing I
Teuku Budi Aulia - 196705291994031001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2404201010007
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : .,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kota Banda Aceh mengalami pertumbuhan permukiman yang sangat pesat dengan angka pertumbuhan 2,4% per tahunnya (RTRW Kota Banda Aceh) seiring dengan peningkatan penduduk dan urbanisasi, sehingga kebutuhan lahan permukiman meningkat dan mendorong ekspansi ke berbagai kecamatan, baik di Central Bussiness District (CBD) maupun pinggiran kota. Hal ini berpotensi menyebabkan alih fungsi lahan menjadi permukiman, khususnya di kawasan strategis dan peri-urban, yang berisiko menurunkan kualitas lingkungan serta meningkatkan risiko bencana dan ketidaksesuaian antara pemanfaatan lahan permukiman dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kawasan permukiman dengan RTRW Kota Banda Aceh Tahun 2009 – 2029 dan proyeksi 10 tahun ke depan dan mengidentifikasi faktor - faktor perkembangan permukiman di Kota Banda Aceh. Metode penelitian meliputi analisis spasial dengan teknik overlay dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis regresi linier untuk mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perkembangan permukiman. Hasil analisis menunjukkan secara keseluruhan, Kota Banda Aceh mengalami peningkatan dalam angka kepadatan penduduk. Hasil analisis kesesuaian antara rencana tata ruang dalam RTRW Kota Banda Aceh Tahun 2009–2029 dengan hasil analisis spasial menggunakan GIS, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang menunjukkan variasi pada masing-masing peruntukan kawasan, baik pada kawasan lindung maupun kawasan budidaya. Penggunaan lahan di Kota Banda Aceh menunjukkan peningkatan luas kawasan terbangun yang diikuti dengan penurunan kawasan belum terbangun. Hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa variabel PDRB dan jarak ke CBD berpengaruh signifikan terhadap perkembangan kawasan permukiman di Kota Banda Aceh, dengan besaran perkembangan kawasan permukiman sebesar 0,795 ha per tahun.
Kata kunci : Tata Ruang, Permukiman, Spasial
The city of Banda Aceh is experiencing rapid residential growth at a rate of 2.4% per year (Banda Aceh City Spatial Plan), driven by population growth and urbanization. Consequently, the demand for residential land is increasing, leading to expansion into various subdistricts, both within the Central Business District (CBD) and in the city’s outskirts. This has the potential to cause land conversion for residential use, particularly in strategic and peri-urban areas, which risks degrading environmental quality, increasing disaster risks, and creating inconsistencies between residential land use and the Banda Aceh City Spatial Plan (RTRW). This study aims to analyze the alignment of residential areas with the 2009–2029 Banda Aceh City RTRW and projections for the next 10 years, and to identify the factors driving residential development in Banda Aceh City. Research methods include spatial analysis using overlay techniques in Geographic Information Systems (GIS) and linear regression analysis to identify factors influencing residential development. The analysis results show that, overall, the city of Banda Aceh has experienced an increase in population density. Based on the analysis of the alignment between the spatial plan in the 2009–2029 Banda Aceh City Spatial Master Plan (RTRW) and the results of spatial analysis using GIS, it can be concluded that the degree of alignment in land use varies across different land-use categories, including both protected areas and agricultural areas. Land use in the City of Banda Aceh shows an increase in the area of built-up zones, accompanied by a decrease in undeveloped zones. The results of the linear regression analysis indicate that the variables of GRDP and distance to the CBD have a significant impact on the development of residential areas in Banda Aceh, with a development rate of 0.795 hectares per year. Keywords : Urban Planning, Settlement, Spatial
ANALISIS PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING BERDASARKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Mirza Arbi, 2016)
PENYIMPANGAN PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN ACEH BARAT (Aris Marta, 2020)
ANALISIS KESESUAIAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK TERHADAP RTRW KOTA LHOKSEUMAWE (NAMIRAH, 2024)
ANALISIS INDIKASI GEOGRAFIS KOPI ARABIKA GAYO DITINJAU DARI RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN (Ellyanti, 2025)
ANALISIS KESELARASAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KOTA SABANG MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (MUTIA SARI, 2025)