<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17206">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN BETOK (ANABAS TESTUDINEUS) YANG DIBERI PAKAN ALAMI DAN BUATAN YANG MENGANDUNG PROBIOTIK KOMERSIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Soviana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian tentang pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan betok (Anabas testudineus) yang diberi pakan alami dan pakan buatan yang mengandung probiotik telah dilakukan di Laboratorium Aquatik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh pada bulan Oktober 2014 sampai Januari 2015. penelitian ini bertujuan untuk mencari kemungkinan pergantian peran Artemia sebagai pakan alami dengan pakan buatan yang mengandung probiotik serta dosis probiotik yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 6 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dilakukan meliputi perlakuan dosis probiotik; A(Artemia sp,), B(0 ml/kg), C (5 ml/kg), D (10ml/kg), E (15 ml/kg) dan F (20 ml/kg) dalam pakan. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa penambahan probiotik komersial dalam pakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan betok (A. testudineus) pada taraf uji 5%. Dosis perlakuan C (5 ml/kg) merupakan dosis yang terbaik dari segi pertambahan panjang mutlak dengan nilai rerata (0,45  cm), pertambahan bobot mutlak (0,19%), serta pertumbuhan spesifik (16,05%), sedangkan kelangsungan hidup terbaik terdapat pada perlakuan A(Artemia) dengan nilai rerata (65,83%) larva ikan betok (A. testudneus).&#13;
&#13;
Kata Kunci: Ikan  betok, probiotik komersial, pertumbuhan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17206</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-20 13:03:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-20 14:26:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>