PENGARUH SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN, PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP BELANJA MODAL DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI ACEH, PAPUA DAN PAPUA BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN, PERUBAHAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP BELANJA MODAL DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI ACEH, PAPUA DAN PAPUA BARAT


Pengarang

FAZIL HIDAYAT - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Suparno - 197210062000121001 - Dosen Pembimbing I
Syukriy Abdullah - 197006301995121001 - Penguji
Rahmawaty - 198005102008122001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1901103010139

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, Perubahan Anggaran Pendapatan, dan Dana Otonomi Khusus terhadap Belanja Modal. Penelitian ini berfokus pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Papua, dan Papua Barat pada tahun 2021 hingga 2023. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan menggunakan software IBM SPSS Statistics 26. Penelitian ini menemukan beberapa temuan utama. Sisa Lebih Perhitungan Anggaran berpengaruh terhadap Belanja Modal. Perubahan Anggaran Pendapatan juga berpengaruh terhadap Belanja Modal. Dana Otonomi Khusus berpengaruh terhadap Belanja Modal. Temuan ini menunjukkan bahwa sumber pembiayaan daerah, perubahan target pendapatan, dan dana transfer khusus memiliki peran penting dalam mendukung alokasi belanja modal pemerintah daerah. Karena penelitian ini hanya berfokus pada pemerintah kabupaten/kota di daerah penerima dana otonomi khusus, maka hasil penelitian ini hanya dapat diterapkan pada daerah dengan karakteristik fiskal yang serupa. Di sisi lain, penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan SiLPA, perubahan anggaran pendapatan, dan Dana Otonomi Khusus secara efektif agar dapat mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.
Kata Kunci: Sisa Lebih Perhitungan Anggaran, Perubahan Anggaran Pendapatan, Dana Otonomi Khusus, Belanja Modal.

This study aims to examine the effect of Budget Surplus, Revenue Budget Changes, and Special Autonomy Funds on Capital Expenditure. This study focuses on district and municipal governments in Aceh, Papua, and West Papua Provinces from 2021 to 2023. The data analysis method used in this study is multiple linear regression using IBM SPSS Statistics 26 software. This study reveals several main findings. Budget Surplus affects Capital Expenditure. Revenue Budget Changes also affect Capital Expenditure. Special Autonomy Funds affect Capital Expenditure. These findings indicate that regional financing sources, changes in revenue targets, and special transfer funds play an important role in supporting the allocation of local government capital expenditure. Since this study only focuses on district and municipal governments in special autonomy regions, the findings can only be applied to regions with similar fiscal characteristics. On the other hand, this study emphasizes the importance of managing Budget Surplus, Revenue Budget Changes, and Special Autonomy Funds effectively to support infrastructure development and improve public services. Keywords: Budget Surplus, Revenue Budget Changes, Special Autonomy Funds, Capital Expenditure.

Citation



    SERVICES DESK