ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT KABUPATEN BIREUEN MENUJU KABUPATEN/KOTA SEHAT DITINJAU DARI ASPEK KESEHATAN LINGKUNGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT KABUPATEN BIREUEN MENUJU KABUPATEN/KOTA SEHAT DITINJAU DARI ASPEK KESEHATAN LINGKUNGAN


Pengarang

NURSYIMA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nasrul Z - 197606031995121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2407201010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Kesehatan Masyarakat (S2) / PDDIKTI : 13101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Tesis, 3 Juli 2026
Nursyima

Analisis Kesiapan Masyarakat Kabupaten Bireuen Menuju Kabupaten/Kota Sehat Ditinjau Dari Aspek Kesehatan Lingkungan
150 Halaman + 15 Tabel + 3 Gambar
ABSTRAK

Latar Belakang: Kesehatan lingkungan merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkankabupaten/kota sehat. Kabupaten Bireuen telah menunjukkan berbagai capaian di bidang kesehatan lingkungan, namun masih menghadapi tantangan terkait pengelolaan sampah, limbah domestik, dan akses air minum aman. Oleh karena itu, diperlukan kajian mengenai kesiapan masyarakat dalam mendukung terwujudnyakabupaten/kota sehat. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan masyarakat Kabupaten Bireuen menujukabupaten/kota sehat ditinjau dari aspek kesehatan lingkungan serta menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, kondisi kesehatan lingkungan permukiman, dan partisipasi masyarakat terhadap kesiapan masyarakat. Metode Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 327 responden yang berasal dari enam desa dengan karakteristik wilayah perkotaan, perdesaan, dan pesisir. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan masyarakat menujukabupaten/kota sehat (β = ---0,094; p = 0,183). Sebaliknya, sikap masyarakat (β = 0,379; p < 0,001), kondisi kesehatan lingkungan permukiman (β = 0,709; p < 0,001), dan partisipasi masyarakat (β = 0,514; p < 0,001) berpengaruh signifikan terhadap kesiapan masyarakat. Selain itu, pengetahuan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap sikap masyarakat (β = 0,792; p < 0,001), sedangkan sikap masyarakat (β = 0,375; p < 0,001) dan partisipasi masyarakat (β = 0,514; p < 0,001) berpengaruh signifikan terhadap kondisi kesehatan lingkungan permukiman. Kesimpulan: Kesiapan masyarakat Kabupaten Bireuen menuju kabupaten/kota sehat lebih dipengaruhi oleh sikap masyarakat, partisipasi masyarakat, dan kondisi kesehatan lingkungan permukiman dibandingkan oleh pengetahuan semata. Kondisi kesehatan lingkungan permukiman merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kesiapan masyarakat.

Kata kunci: kesehatan lingkungan, kesiapan masyarakat, kota sehat,
partisipasi masyarakat, PLS-SEM.

MASTER’S PROGRAM IN PUBLIC HEALTH FACULTY OF MEDICINE OF SYIAH KUALA UNIVERSITY Thesis, July 3rd, 2026 Nursyima An Analysis of Community Readiness in Bireuen Regency Toward a Healthy City from an Environmental Health Perspective 150 Pages + 15 Tables + 3 Figures ABSTRACT Background: Environmental health is one of the key indicators in achieving a Healthy Regency/City. Bireuen Regency has demonstrated various achievements in environmental health; however, challenges remain regarding solid waste management, domestic wastewater management, and access to safe drinking water. Therefore, an assessment of community readiness to support the realization of a Healthy Regency/City is needed. Objective: This study aimed to analyze the readiness of the people of Bireuen Regency toward becoming a Healthy Regency/City from an environmental health perspective and to examine the relationships between community knowledge, attitudes, residential environmental health conditions, community participation, and community readiness. Methods: This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consisted of 327 respondents from six villages representing urban, rural, and coastal areas. Data were collected through questionnaires and in-depth interviews and were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. Results: The findings showed that community knowledge did not have a significant effect on community readiness toward a Healthy Regency/City (β = -0,094; p = 0,183). In contrast, community attitudes (β = 0.379; p < 0.001), residential environmental health conditions (β = 0.709; p < 0.001), and community participation (β = 0,514; p < 0.001) had significant effects on community readiness. Furthermore, community knowledge significantly influenced community attitudes (β = 0.792; p < 0.001), while community attitudes (β = 0.375; p < 0.001) and community participation (β = 0.514; p < 0.001) significantly influenced residential environmental health conditions. Conclusion: Community readiness in Bireuen Regency toward becoming a Healthy Regency/City is influenced more by community attitudes, community participation, and residential environmental health conditions than by knowledge alone. Residential environmental health conditions were identified as the most dominant factor affecting community readiness. Keywords: environmental health, community readiness, healthy city, community participation, PLS-SEM.

Citation



    SERVICES DESK