PEMANFAATAN GLUKOMANNAN ILES-ILES (AMORPHOPALLUS ONCHOPILLUS) SEBAGAI PENSTABIL EMULSI MINYAK DALAM AIR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN GLUKOMANNAN ILES-ILES (AMORPHOPALLUS ONCHOPILLUS) SEBAGAI PENSTABIL EMULSI MINYAK DALAM AIR


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005105010072

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Iles-iles (Amorphopallus onchopillus) adalah salah satu jenis tanaman dari marga Amorphallus yang termasuk ke dalam suku talas-talasan (Araceae). Pemanfaatan iles-iles dalam industri pangan ataupun non pangan masih sangat kurang, hal ini dikarenakan kurangnya perhatian masyarakat terhadap penggunaan tanaman ini. Manfaat lain iles-iles dalam industri obat dan makanan adalah penggunaan tepung iles-iles sebagai pengental (thickening agent), gelling agent dan pengikat air. Oleh karena itu, penelitian ini secara umum bertujuan untuk untuk menggunakan tepung iles – iles yang kaya akan kandungan glukomannan sebagai bahan penstabil emulsi minyak dalam air (m/a). Kestabilan emulsi m/a dilakukan dengan tiga tingkat konsentrasi minyak berbeda yaitu 20%, 30%, dan 40% dan emulsi yang terbentuk akan diukur tingkat stabilitasnya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor I adalah konsentrasi glukomannan (G) yang terdiri atas 2 taraf yaitu G1 = 0,5% dan G2 = 1% tidak masuk dalam perhitungan total emulsi. Faktor II adalah konsentrasi minyak (M) yang terdiri atas 3 taraf yaitu M1 = 20%, M2 = 30%, dan M3 = 40% dari total padatan emulsi. Percobaan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga menghasilkan 18 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik berdasarkan uji viskositas, uji emulsifying activity, uji mikroskopis droplet minyak dan batas-batas selama penyimpanan adalah konsentrasi glukomannan 1% dengan konsentrasi minyak 40%.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK