<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17199">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN GLUKOMANNAN ILES-ILES (AMORPHOPALLUS ONCHOPILLUS) SEBAGAI PENSTABIL EMULSI MINYAK DALAM AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BERLIANTA MARIA BR. GINTING</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Iles-iles (Amorphopallus onchopillus) adalah salah satu jenis tanaman dari marga Amorphallus yang termasuk ke dalam suku talas-talasan (Araceae). Pemanfaatan iles-iles dalam industri pangan ataupun non pangan masih sangat kurang, hal ini dikarenakan kurangnya perhatian masyarakat terhadap penggunaan tanaman ini. Manfaat lain iles-iles dalam industri obat dan makanan adalah penggunaan tepung iles-iles sebagai pengental (thickening agent), gelling agent dan pengikat air. Oleh karena itu,  penelitian ini secara umum bertujuan untuk untuk menggunakan tepung iles – iles yang kaya akan kandungan glukomannan sebagai bahan penstabil emulsi minyak dalam air (m/a). Kestabilan emulsi m/a dilakukan dengan tiga tingkat konsentrasi minyak berbeda yaitu 20%, 30%, dan 40% dan emulsi yang terbentuk akan diukur tingkat stabilitasnya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor I adalah konsentrasi glukomannan (G) yang terdiri atas 2 taraf yaitu G1 =  0,5% dan G2 = 1% tidak masuk dalam perhitungan total emulsi. Faktor II adalah konsentrasi minyak (M) yang terdiri atas 3 taraf yaitu M1 = 20%, M2 = 30%, dan M3 = 40% dari total padatan emulsi. Percobaan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga menghasilkan 18 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik berdasarkan uji viskositas, uji emulsifying activity, uji mikroskopis droplet minyak dan batas-batas selama penyimpanan adalah konsentrasi glukomannan 1% dengan konsentrasi minyak 40%.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17199</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-20 11:34:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-20 12:13:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>