PENGARUH PENGOLAHAN LIMBAH STYROFOAM MENJADI PRODUK INOVATIF BERBASIS PROYEK STEM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN SEKOLAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PENGOLAHAN LIMBAH STYROFOAM MENJADI PRODUK INOVATIF BERBASIS PROYEK STEM SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN SEKOLAH


Pengarang

Putri Ira Maya - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ibnu Khaldun - 196610101991021003 - Dosen Pembimbing I
Adlim - 196512041990031004 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2409200170008

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pendidikan IPA (S2) / PDDIKTI : 84101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan sekali pakai telah menjadi praktik yang umum dalam berbagai aktivitas konsumsi. Meskipun memberikan kemudahan dalam penggunaan, styrofoam merupakan material yang sulit terurai sehingga berpotensi menyebabkan akumulasi limbah dan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, salah satunya adalah di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, serta respon peserta didik melalui pengolahan limbah styrofoam berbasis proyek STEM sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan angket. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) keterlibatan peserta didik dalam aktivitas pembelajaran berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi pada aspek kognitif, afektif, dan perilaku dengan rata-rata 83% (2) kemampuan berpikir kritis peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai N-gain sebesar 0,8 yang berada pada kategori tinggi; dan (3) respon peserta didik terhadap pembelajaran berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 88%. Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan pendekatan STEM pada pengolahan limbah styrofoam efektif dalam meningkatkan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian lingkungan peserta didik.

The use of styrofoam as a single use food container has become a common practice in various consumption activities. Despite its convenience, styrofoam is a non biodegradable material that is difficult to decompose naturally, contributing to waste accumulation and various environmental problems, including those occurring within school environments. This study aimed to investigate students’ engagement, critical thinking skills, and responses through a STEM project based styrofoam waste processing activity as an effort to enhance environmental concern toward the school environment. The study employed a quantitative research method using the Project Based Learning (PjBL) model integrated with the STEM approach. The participants consisted of 30 students, and data were collected through observations, tests, and questionnaires. The findings revealed that: (1) students’ engagement in learning activities was categorized as high to very high across cognitive, affective, and behavioral aspects, with an average score of 83%; (2) students’ critical thinking skills improved significantly, as indicated by an N-gain score of 0.8, which falls into the high category; and (3) students’ responses toward the learning activities were categorized as very high, with an average percentage of 88%. Therefore, project-based learning integrated with the STEM approach in Styrofoam waste processing was effective in enhancing students’ engagement, critical thinking skills, and environmental concern..

Citation



    SERVICES DESK