Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MEMINIMALISIR JUDI ONLINE DI GAMPONG BEURAWE KOTA BANDA ACEH
Pengarang
MUHAMMAD MAULANA AKBAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Yunus - 197203102005011001 - Dosen Pembimbing I
Yusrijal Abdar - 199203202021021101 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2106101010066
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Muhammad Maulana Akbar (2026). Peran Tokoh Masyarakat dalam Meminimalisir
Judi Online di Gampong Beurawe Kota Banda Aceh. [Skripsi. Universitas Syiah
Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd dan Yusrijal Abdar,
S.Pd., M.H
Fenomena judi online (judol) yang semakin marak di era digital telah menjadi
persoalan sosial terhadap kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
Mendeskripsikan tentang peran tokoh masyarakat dalam meminimalisir praktik judi
online di Gampong Beurawe Kota Banda Aceh. (2) Mendeskripsikan tentang strategi
dan pendekatan sosial-keagamaan yang digunakan. (3) Mendeskripsikan tentang
faktor pendukung dan penghambat dalam upaya meminimalisir judi online di
Gampong Beurawe Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara mendalam. Informan dalam penelitian berjumlah 8 orang terdiri
dari: Keuchik, Imum mukim, Imum mesjid, Imum gampong, 3 Tuha peut, dan Ketua
pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tokoh masyarakat di Gampong
Beurawe berperan sebagai agen kontrol sosial dalam meminimalisir judi online
melalui pembinaan, pengawasan, pemberian nasihat, serta kegiatan keagamaan. (2)
Strategi yang dilakukan menggunakan pendekatan sosial dan keagamaan melalui
edukasi, pengawasan lingkungan, pengajian, posyandu serta kerja sama dengan
aparat penegak hukum. (3) Upaya tersebut didukung oleh kuatnya nilai religius dan
dukungan masyarakat, namun masih menghadapi hambatan berupa kemudahan akses
teknologi digital, faktor ekonomi, dan rendahnya kesadaran sebagian masyarakat
terhadap dampak negatif judi online. Simpulan: (1) Tokoh masyarakat di Gampong
Beurawe berfungsi sebagai agen kontrol sosial yang aktif dalam pembinaan,
pengawasan, dan penegakan norma sosial untuk meminimalisir praktik judi online.
(2) Strategi pencegahan dilakukan melalui pendekatan sosial dan keagamaan dengan
melibatkan kerja sama antara tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum. (3)
Upaya tersebut didukung oleh kuatnya nilai religius dan dukungan masyarakat,
namun masih menghadapi hambatan berupa perkembangan teknologi digital, faktor
ekonomi, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, disarankan: (1)
Tokoh masyarakat terus meningkatkan pembinaan dan pengawasan masyarakat
secara berkelanjutan. (2) Aparat penegak hukum memperkuat kerja sama dengan
tokoh masyarakat. (3) Masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.
(4) Kepada aparatur gampong lainnya diharapkan untuk mengikuti strategi yang
dilakukan oleh Gampong Beurawe Kota Banda Aceh .(5) Peneliti selanjutnya dapat
mengembangkan penelitian dengan cakupan dan metode yang lebih luas agar
memperoleh hasil yang lebih mendalam dan komprehensif.
Kata Kunci: Peran Tokoh Masyarakat, Judi Online, Pencegahan Sosial
ABSTRACT Muhammad Maulana Akbar (2026). The Role of Community Leaders in Minimizing Online Gambling in Gampong Beurawe, Banda Aceh. [Thesis. Syiah Kuala University]. Supervised by Dr. Muhammad Yunus, S.Pd., M.Pd dan Yusrijal Abdar, S.Pd., M.H The rapid growth of online gambling in the digital era has become a significant social issue affecting community life. This study aimed to: (1) describe the role of community leaders in minimizing online gambling practices in Beurawe Village, Banda Aceh City; (2) describe the social and religious strategies and approaches employed by community leaders; and (3) identify the supporting and inhibiting factors in efforts to minimize online gambling in Beurawe Village, Banda Aceh City. This study employed a qualitative approach using a descriptive research design. Data were collected through in-depth interviews with eight informants, consisting of the Village Head (Keuchik), Imum Mukim, Imum Mesjid, Imum Gampong, three members of Tuha Peut (Village Consultative Council), and the Head of the Youth Organization. The findings revealed that: (1) community leaders in Beurawe Village play a role as agents of social control in minimizing online gambling through guidance, supervision, counseling, and religious activities; (2) the strategies implemented involve social and religious approaches, including public education, community supervision, religious study sessions, community health service activities (Posyandu), and collaboration with law enforcement authorities; and (3) these efforts are supported by strong religious values and community participation but continue to face challenges, including easy access to digital technology, economic factors, and the low level of public awareness regarding the negative impacts of online gambling. The study concludes that: (1) community leaders in Beurawe Village function as active agents of social control by providing guidance, supervision, and reinforcing social norms to minimize online gambling practices; (2) preventive strategies are implemented through social and religious approaches involving collaboration between community leaders and law enforcement agencies; and (3) although these efforts are strengthened by religious values and community support, they remain constrained by technological developments, economic conditions, and limited public awareness. Therefore, it is recommended that: (1) community leaders continuously enhance community guidance and supervision; (2) law enforcement agencies strengthen their cooperation with community leaders; (3) the public use digital technology more wisely; and. (4) Other village officials are expected to follow the strategy carried out by Gampong Beurawe in Banda Aceh City. (5) future researchers expand the scope and methodology of similar studies to obtain more comprehensive and in-depth findings. Keywords: Community Leaders' Role, Online Gambling, Social Prevention.
DAMPAK KETERGANTUNGAN JUDI ONLINE TERHADAPRNKOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA REMAJA KECAMATANRNKUTA MALAKA ACEH BESAR (M. DAFFA IKRAM, 2025)
PEMAHAMAN MASYARAKAT GAMPONG LHONG CUT KOTA BANDA ACEH MENGENAI JUDI ONLINE (NADA FARADISA, 2025)
DINAMIKA SOSIAL PADA REMAJA ( STUDI KASUS FENOMENA RNJUDI ONLINE DI GAMPONG NEUHEUN KECAMATAN RNMESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR ) (RISKA RAMADHANI, 2025)
UPAYA TOKOH MASYARAKAT GAMPONG BEURAWE KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH DALAM PENERAPAN SYARIAT ISLAM (Indah Tryana, 2026)
IDENTIFIKASI PERILAKU JUDI ONLINE DI ACEH (Putroe Marzurita Al jannah, 2025)