Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
NAVIGATING DIGITAL SLANG VIA @BOARDICLE: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF ENGLISH EDUCATION STUDENTS' LIVED EXPERIENCES AT UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
Reza Aulia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Dr. Yuliana, S.Pd., M.A - 197907132006042001 - - - Dosen Pembimbing I
Try Mahendra Siregar - 199606132024061001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2206102020108
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian fenomenologis ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman hidup (lived experiences) mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dalam memahami dan memaknai slang bahasa Inggris melalui akun Instagram @boardicle, serta menganalisis makna reflektif yang mereka konstruksi dari pengalaman tersebut. Dengan menggunakan teknik criterion sampling, data dikumpulkan dari delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala, yang terdiri atas empat mahasiswa semester enam dan empat mahasiswa semester delapan. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur secara individual berdasarkan kerangka fenomenologi Seidman (2019), kemudian dianalisis menggunakan reflexive thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para partisipan pada awalnya mengandalkan interpretasi harfiah ketika menjumpai ungkapan slang seperti Pookie dan No cap, yang pada tahap awal menimbulkan hambatan kognitif dan emosional. Namun, melalui keterlibatan dengan berbagai fitur multimodal yang disediakan oleh @boardicle, seperti rangkaian slide yang terstruktur, elemen visual, panduan pelafalan, contoh kalimat, reels percakapan, dan kuis interaktif, para partisipan berhasil beralih dari pemahaman harfiah menuju pemahaman yang kontekstual dan pragmatis. Selain itu, para partisipan mengungkapkan tiga makna reflektif yang diperoleh dari pengalaman mereka, yaitu mereka secara aktif mulai menggunakan slang dalam percakapan sehari-hari maupun dalam konteks pengajaran, memperoleh manfaat sosioemosional yang signifikan seperti meningkatnya kepercayaan diri dalam berkomunikasi, serta menyadari secara mendalam pentingnya literasi slang digital bagi peran mereka di masa depan sebagai guru Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) yang modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemanfaatan lingkungan digital yang bersifat mandiri sebagai ruang pelengkap yang esensial dalam mengembangkan kompetensi pragmatik pada pendidikan guru di era kontemporer.
This phenomenological study aims to explore the lived experiences of English Education students in navigating and understanding English slang through the @boardicle Instagram account, as well as to analyze the reflective meanings students construct from those experiences. Using criterion sampling, data were gathered from eight undergraduate students at the English Education Department of Universitas Syiah Kuala, consisting of four sixth-semester and four eighth-semester students. The data were collected through individual semi-structured interviews based on Seidman (2019) phenomenological framework and analyzed using reflexive thematic analysis. The results showed that participants initially relied on literal interpretation when encountering slang expressions such as ‘Pookie’ and ‘No cap,’ which initially led to cognitive and emotional friction. However, through engagement with @boardicle’s multimodal features, including structured slide sequences, visual elements, pronunciation guides, example sentences, conversational reels, and interactive quizzes, participants successfully transitioned from literal to contextual and pragmatic understanding. Furthermore, participants articulated three reflective meanings from their experiences: they actively activated slang in daily conversations and teaching contexts, and gained substantial socio-emotional benefits such as increased communication confidence, and deeply recognized the importance of digital slang literacy for their future roles as modern EFL teachers. This study highlights the value of utilizing autonomous digital environments as essential complementary spaces for developing pragmatic competence in contemporary teacher education.
STUDENTS’ PERCEPTION TOWARD ENGLISH CLUB ACTIVITIES IN SPEAKING (A DESCRIPTIVE QUALITATIVE AT SMAN 3 BANDA ACEH) (Zulvy Melviza, 2017)
THE USE OF CODE SWITCHING IN RESEARCH PROPOSAL SEMINAR (A QUALITATIVE STUDY AT THE ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT OF SYIAH KUALA UNIVERSITY) (Muhammad Rahmat, 2018)
AN ANALYSIS ON ENGLISH STUDENTS’ SELF-ESTEEM IN SPEAKING ENGLISH AT ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS OF SYIAH KUALA UNIVERSITY (Desi Adetia, 2020)
NAVIGATING DIGITAL SLANG VIA @BOARDICLE: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF ENGLISH EDUCATION STUDENTS' LIVED EXPERIENCES AT UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Reza Aulia, 2026)
AN ANALYSIS OF SLANG IN THE CONVERSATION OF FILM “FURY” (iswan aramiko, 2018)