Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA KIASAN DALAM NOVEL INYIK BALANG KARYA ANDRE SETIAWAN
Pengarang
IRMA YURPIZA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mohd. Harun - 196603051993031003 - - - Dosen Pembimbing I
Rostina Taib - 196709101992032001 - - - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2206102010042
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Irma Yurpiza. (2026). Analisis Diksi dan Gaya Bahasa Kiasan dalam novel Inyik Balang karya Andre Setiawan [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd. dan Dr. Dra. Rostina Taib, M.Hum.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa kiasan dalam novel Inyik Balang karya Andre Setiawan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah novel Inyik Balang karya Andre Setiawan yang diterbitkan pada tahun (2024). Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung penggunaan diksi dan gaya bahasa kiasan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik membaca dan mencatat. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif melalui tahap mengidentifikasi, mengklasifikasikan, menganalisis, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Inyik Balang memuat sebanyak dua ratus sembilan penggunaan diksi dan gaya bahasa kiasan yang terdiri atas dua belas diksi umum, antara lain para nabi, orang-orang suci, pesawat, rombongan, dan awak samo awak yang berasal dari bahasa Minangkabau, serta dua puluh diksi khusus, di antaranya harimau putih, batang ketapang, dan daun-daun kering. Penelitian ini juga menemukan enam puluh penggunaan gaya bahasa simile, misalnya seperti anak kijang yang lepas ke rimba; enam puluh enam metafora, seperti buah tutur, duri dalam daging, dan ranjau cinta; empat sinekdoke, antara lain di hadapan mata mereka, batang hidungnya, dan empat mata; empat puluh tiga personifikasi, misalnya ombak membanting diri, angin jinak mengetuk-ngetuk, dan rasa penasaran menyeret tubuhnya; serta empat ironi, salah satunya tuan senang. Penggunaan diksi dan gaya bahasa kiasan dalam novel berperan memperjelas penggambaran tokoh, peristiwa, latar, dan suasana, sekaligus memperkuat penyampaian makna, dan memberikan nilai estetis dalam membangun cerita.
Kata kunci: diksi, gaya bahasa kiasan, novel.
Irma Yurpiza. (2026). Analysis of Diction and Figurative Language in the Novel Inyik Balang by Andre Setiawan [Skripsi, Syiah Kuala University]. Under the direction of Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd. and Dr. Dra. Rostina Taib, M.Hum. This study aims to describe the use of diction and figurative language in the novel Inyik Balang by Andre Setiawan. This study employed a qualitative approach using a descriptive method. The subject of this study was the novel Inyik Balang by Andre Setiawan, published in (2024). The data consisted of words, phrases, clauses, and sentences containing the use of diction and figurative language. The data were collected through reading and note-taking techniques. The data were analyzed using qualitative data analysis through the stages of identifying, classifying, analyzing, and drawing conclusions. The results of the study show that the novel Inyik Balang contains a total of two hundred and nine instances of diction and figurative language, consisting of twelve instances of general diction, including prophets, holy people, airplanes, groups, and awak samo awak, which originates from the Minangkabau language, as well as twenty instances of specific diction, including white tiger, ketapang tree trunk, and dry leaves. This study also found sixty instances of simile, for example like a fawn released into the forest; sixty-six instances of metaphor, such as words of wisdom, a thorn in the flesh, and the minefield of love; four instances of synecdoche, including before their eyes, his presence, and face to face; forty-three instances of personification, for example the waves threw themselves, the gentle wind knocked repeatedly, and curiosity dragged his body; and four instances of irony, one of which is Mr. Happy. The use of diction and figurative language in the novel contributes to clarifying the portrayal of characters, events, settings, and atmosphere, while strengthening the expression of meaning and providing aesthetic value in constructing the story. Keywords: diction, figurative language, novel.
ANALISI GAYA BAHASA RETORIS DAN KIASAN DALAM ALBUM KONSPIRASI ALAM SEMESTA KARYA FIERSA BESARI (CUT DIANUN MUTIA, 2022)
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM PERIBAHASA GAYO (Reduk Mawati, 2017)
ANALISIS DIKSI DAN GAYA BAHASA DALAM HIKAYAT INONG BAHAGIA KARYA SYEH RIH KRUENG RAYA (FITRIAWATI, 2021)
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM ANTOLOGI PUISI PERKAMPUNGAN ORANG-ORANG MENUNDUK KARYA RICKY SYAH R (MAISARAH, 2025)
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM KUMPULAN CERPEN RIHON KARYA IHAN SUNRISE (Khusnul Khatimah, 2023)