<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17188">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUDZA BANDA ACEH BERDASARKAN JENIS KELAMIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maya Zahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit gagal ginjal kronik adalah suatu gangguan fungsi renal yang progresif dan ireversibel dimana tubuh gagal dalam mempertahankan metabolisme dan keseimbangan elektrolit. Pasien yang mengalami penyakit gagal ginjal kronik diharuskan menjalani perawatan rutin seumur hidup salah satunya yaitu melalui terapi hemodialisis. Terapi tersebut selain membantu pasien juga memiliki efek negatif terhadap pasien baik secara fisik maupun psikologis pasien seperti kelelahan, kram otot, gangguan dalam proses berpikir dan konsentrasi. Kondisi tersebut secara langsung dapat memengaruhi psikologis pasien yang berdampak pada keadaan psychological well-being pasien baik laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan psychological well-being pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUDZA Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 62 pasien gagal ginjal kronik (31 pasien laki-laki dan 31 pasien perempuan) dari rentang usia antara 25-65 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan skala adaptasi Ryff’spsychological well-being scale. Uji hipotesis menggunakan independent sampel t-test yang menunjukkan taraf signifikansi p=0,240 (p&gt;0,05) dengan koefisien reliabilitas 0,80. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa  tidak ada perbedaan yang signifikan pada psychological well-being pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUDZA Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin, maka dapat disimpulkan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUDZA Banda Acehmemiliki psychological well-being yang sama antara laki-laki dan perempuan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>CHRONIC DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PATIENTS</topic>
 </subject>
 <classification>616.044</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>17188</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-19 22:57:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-30 10:53:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>