Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
ASISTENSI SECTIO CAESAREA PADA KUCING DOMESTIK YANG MENGALAMI DISTOKIA DI UPTD RUMAH SAKIT HEWAN SUMATERA BARAT
Pengarang
Meutia Shafira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
M. Jalaluddin - 197407272006041001 - Dosen Pembimbing I
Rumi Sahara Zamzami - 199407142019032022 - Penguji
Rizky Fitriana - 199503042024062002 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2302001010033
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : .,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Distokia merupakan kondisi kesulitan melahirkan pada kucing yang dapat
membahayakan induk dan anaknya. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor
seperti ukuran janin yang terlalu besar, malposisi janin, sempitnya saluran
kelahiran, dan lemahnya kontraksi pada uterus. Pada kasus ini, penanganan
dilakukan melalui Sectio Caesarea (operasi sesar) sebagai metode yang efektif.
Kegiatan ini dilakukan untuk mendeskripsikan asistensi operasi Sectio Caesarea
pada kucing domestik yang mengalami distokia di UPTD Rumah Sakit Hewan
Sumatera Barat. Metode operasi sesar pada kasus distokia di Rumah Sakit Hewan
Sumatera Barat meliputi pemilihan protokol anestesi, teknik pembedahan, dan
penanganan pascaoperasi yang disesuaikan dengan kondisi klinis pasien.
Pendekatan tersebut diterapkan untuk mendukung keberhasilan tindakan bedah
serta meningkatkan proses pemulihan pascaoperasi. Asistensi operasi mencakup
persiapan pra-operasi seperti pencukuran dan antisepsis area operasi, penyediaan
dan sterilisasi instrumen.. Hasil menunjukkan bahwa tindakan operasi berhasil
dilakukan untuk mengatasi distokia dan proses pemulihan induk berlangsung
dengan baik. Neonatus juga berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup. Dengan
demikian, Sectio Caesarea dinyatakan sebagai metode yang efektif dalam
penanganan distokia pada kucing.
Kata Kunci: Anastesi, asistensi bedah, distokia pemulihan, reproduksi kucing
Dystocia is a difficult birthing condition in cats that can endanger both the mother and her kittens. This condition is caused by various factors such as excessively large fetuses, fetal malposition, narrow birth canal, or weak uterine contractions. In these cases, treatment through a Caesarean section (C-section) is an effective method. This study was conducted to describe the surgical assistance provided by a Caesarean section in domestic cats experiencing dystocia at the West Sumatra Animal Hospital (UPTD). The Caesarean section method for dystocia cases at the UPTD RSH includes selecting an anesthetic protocol, surgical technique, and postoperative care tailored to the patient's clinical condition. This approach is implemented to support the success of the surgical procedure and enhance the postoperative recovery process. Surgical assistance includes pre-operative preparation such as shaving and antisepsis of the surgical area, and provision and sterilization of instruments. The results showed that the surgery was successful in addressing dystocia, and the mother's recovery progressed well. The neonate was also rescued alive. Thus, a Caesarean section is declared an effective method in managing dystocia in cats. Keywords: Anesthesia, dystocia, feline reproduction, recovery, surgical assistance
PENATALAKSANAAN SECTIO CAESAREA DENGAN OVARIOHISTEREKTOMI PADA KASUS DISTOKIA ANJING DALMATIAN (CANIS LUPUS FAMILIARIS) DI UPTD RUMAH SAKIT HEWAN SUMATERA BARAT. (KHAIRIN NATIN NISA, 2026)
ASISTENSI OPERASI CAESAR DALAM PENANGANAN DISTOKIA PADA KUCING DOMESTIK DI KLINIK BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN HEWAN (BBPKH) CINAGARA BOGOR (RAYHAN BURHAN, 2025)
PENANGANAN FELINE CHLAMYDIOSIS PADA KUCING DI RUMAH SAKIT HEWAN DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN PROVINSI SUMATERA BARAT (SARAH INDRA PARAMITHA, 2019)
ASISTENSI OPERASI HERNIA INGUINALIS PADA KUCING DOMESTIK (FELIS CATUS) DI KLINIK HEWAN DRH. AGUS SHAFIQ RYADI PEKANBARU RIAU (HARIF FIRMANSYAH, 2025)
MANAJEMEN PERAWATAN KUCING DOMESTIK (FELIS CATUS) YANG MENGALAMI KERACUNAN PARASETAMOL (TOKSIKOSIS PARACETAMOL) DI UPTD RUMAH SAKIT HEWAN SUMATERA BARAT (AZZURA, 2025)