UPCYCLE LIMBAH PAKAIAN BEKAS MENGGUNAKAN TEKNIK JUMPUTAN DENGAN BUAH BIT DAN KUNYIT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UPCYCLE LIMBAH PAKAIAN BEKAS MENGGUNAKAN TEKNIK JUMPUTAN DENGAN BUAH BIT DAN KUNYIT


Pengarang

Ghina Salsabila - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rosmala Dewi - 196410161989032002 - Dosen Pembimbing I
Nurbaiti - 197607082018012101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1906104010068

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Meningkatnya limbah tekstil akibat pakaian yang mudah pudar dan luntur menjadi salah satu permasalahan yang dapat mempengaruhi lingkungan dan polusi udara. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi limbah tekstil adalah melalui proses upcycle dengan teknik jumputan menggunakan pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pewarnaan alami yang berasal dari buah bit dan kunyit, mengaplikasikan pewarnaan dari buah bit dan kunyit dengan menggunakan teknik jumputan, serta mengetahui daya tarik responden mengenai pembuatan teknik jumputan menggunakan buah bit dan kunyit. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif, Populasi penelitian terdiri dari mahasiswi Konsentrasi Tata Busana Departemen PKK FKIP USK Angkatan 2021 dan 2022 sebanyak 154 mahasiswi. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 61 mahasiswi. Hasil penelitian berupa pakaian bekas yang telah di daur ulang, yakni model I merupakan blazer putih menggunakan jumputan ikat garis dan model II merupakan Vest dengan bahan jeans dipadukan dengan jumputan ikat benda pada bagian belakang. Pengaplikasian teknik jumputan pada model 2 meyebabkan ketertarikan yang lebih tinggi (91,9%) dibandingkan jumputan pada model 1 menyebabkan ketertarikan lebih rendah (83,8%). Diharapkan potensi dari upcycle pakaian bekas menggunakan teknik jumputan dengan pewarnaan dari buah bit dan kunyit dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan dunia bisnis.

The increase in textile waste due to clothes that fade and fade easily is one of the problems that can affect the environment and air pollution. Efforts that can be made to reduce textile waste are through an upcycling process using the dyeing technique using natural dyes that are more environmentally friendly. This research aims to determine the natural coloring process that comes from beetroot and turmeric, apply coloring from beetroot and turmeric using the jumputan technique, and find out the appeal of respondents regarding making the jumputan technique using beetroot and turmeric. This research uses an applied experimental method with a quantitative approach. The research population consists of 154 students from the Fashion Design Concentration Department of the PKK FKIP USK Class of 2021 and 2022. The sample was determined using a simple random sampling technique from a population of 61 female students. The results of the research are used clothing that has been recycled, namely model I is a white blazer using striped tie-dyed knitwear and model II is a vest made of jeans combined with tie-dyed knitwear on the back. The application of the jumputan technique in model 2 caused higher interest (91.9%) compared to the jumputan technique in model 1 which caused lower interest (83.8%). It is hoped that the potential of upcycling used clothes using the knitting technique with coloring from beetroot and turmeric can be applied in the learning process and the business world

Citation



    SERVICES DESK