REPRESENTASI KEKERASAN DALAM KUMPULAN CERPEN SYAIR-SYAIR PASUNGAN KARYA NAZAR SHAH ALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

REPRESENTASI KEKERASAN DALAM KUMPULAN CERPEN SYAIR-SYAIR PASUNGAN KARYA NAZAR SHAH ALAM


Pengarang

MAYA MAULIDIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Armia - 197108221998021001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2106102010050

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : .,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Maya Maulidia. (2026). Representasi Kekerasan dalam Kumpulan Cerpen Syair-Syair Pasungan Karya Nazar Shah Alam. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Armia, S.Pd., M.Hum., dan Nurrahmah, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan dalam kumpulan cerpen Syair-Syair Pasungan karya Nazar Shah Alam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Subjek penelitian ini adalah kumpulan cerpen Syair-Syair Pasungan karya Nazar Shah Alam yang diterbitkan oleh Birga Utama Media pada tahun 2024. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks yang mengandung bentuk-bentuk kekerasan. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk kekerasan, yaitu (1) kekerasan fisik, (2) kekerasan verbal, (3) kekerasan psikis, dan (4) kekerasan simbolik. Pada beberapa cerpen yang terdapat dalam kumpulan cerpen Syair-Syair Pasungan karya Nazar Shah Alam yaitu: 1) Cerpen “Syair-Syair Pasungan” mengandung gambaran pemasungan, pemukulan yang berupa kekerasan fisik, 2) Cerpen “Jamaluth” mengandung gambaran penghinaan dan merendahkan berupa kekerasan verbal, 3) Cerpen “Siti” mengandung gambaran menyakiti berupa kekerasan psikis, dan 4) Cerpen “Rumah Tuhan” mengandung gambaran melegitimasi berupa kekerasan simbolik. Bentuk-bentuk kekerasan tersebut ditampilkan melalui tindakan tokoh, dialog, dan narasi yang mencerminkan kondisi sosial masyarakat.
Kata kunci: kekerasan, cerpen, syair-syair pasungan

ABSTRACT Maya Maulidia. (2026). Representation of Violence in the Short Story Collection Syair-Syair Pasungan by Nazar Shah Alam. [Undergraduate Thesis. Syiah Kuala University]. Supervised by Armia, S.Pd., M.Hum. and Nurrahmah, M.Pd. This study aims to describe the forms of violence represented in the short story collection Syair-Syair Pasungan by Nazar Shah Alam. This study employed a qualitative descriptive method with a sociology of literature approach. The object of this study was the short story collection Syair-Syair Pasungan by Nazar Shah Alam, published by Birga Utama Media in 2024. The data consisted of textual excerpts containing forms of violence. Data were collected through document analysis. The data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and verification. The results of the study indicate that there are four forms of violence represented in the short story collection, namely: (1) physical violence, (2) verbal violence, (3) psychological violence, and (4) symbolic violence. Several short stories in the collection illustrate these forms of violence. The short story “Syair-Syair Pasungan” portrays confinement and physical assault as forms of physical violence. The short story “Jamaluth” depicts insults and degrading treatment as forms of verbal violence. The short story “Siti” presents acts that inflict emotional suffering as forms of psychological violence. Meanwhile, the short story “Rumah Tuhan” portrays legitimizing practices as a form of symbolic violence. These forms of violence are represented through the characters’ actions, dialogues, and narrative descriptions that reflect the social conditions of society. Keywords: violence, short stories, Syair-Syair Pasungan

Citation



    SERVICES DESK