EFEKTIVITAS PENAMBAHAN EKSTRAK BAYAM MERAH (AMARANTHUS TRICOLOR) PADA PAKAN TERHADAP KECERAHAN IKAN MAS KOKI (CARASSIUS AURATUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIVITAS PENAMBAHAN EKSTRAK BAYAM MERAH (AMARANTHUS TRICOLOR) PADA PAKAN TERHADAP KECERAHAN IKAN MAS KOKI (CARASSIUS AURATUS)


Pengarang

NADIA SALSABILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Adrian Damora - 198711012018031001 - Dosen Pembimbing I
Wuni Alfionita - 199708182024062003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2211102010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan Perikanan Budidaya Perairan (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ikan mas koki (Carassius auratus) merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar bernilai ekonomis tinggi di Indonesia. Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya ikan mas koki adalah rendahnya intensitas warna tubuh ikan yang berdampak pada penurunan nilai jual. Salah satu upaya untuk meningkatkan kecerahan warna adalah melalui penambahan sumber pigmen alami dalam pakan, seperti ekstrak bayam merah yang mengandung karotenoid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan ekstrak bayam merah terhadap kecerahan warna, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan mas koki. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (20% ekstrak bayam merah), P2 (25% ekstrak bayam merah), dan P3 (30% ekstrak bayam merah). Ikan uji berukuran 3–5 cm dipelihara dengan padat tebar 1 ekor/L selama 40 hari dan diberi pakan dua kali sehari secara ad satiation. Pengukuran kecerahan warna dilakukan secara visual menggunakan Toca Color Finder (TCF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bayam merah berpengaruh yang nyata (p0,05). Penambahan ekstrak bayam merah dalam pakan efektif meningkatkan kecerahan warna ikan mas koki dengan dosis optimal sebesar 25%, namun tidak menunjukkan pengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup. Penelitian lanjutan dengan waktu pemeliharaan yang lebih lama diperlukan, untuk mengetahui efektivitas ekstrak bayam merah secara berkelanjutan terhadap kualitas warna ikan mas koki.

Goldfish (Carassius auratus) is one of the freshwater ornamental fish commodities with high economic value in Indonesia. A common problem in goldfish cultivation is the low intensity of body coloration, which reduces their market value. One effort to increase color brightness is by adding natural pigment sources to the feed, such as red spinach extract containing carotenoids. This study aims to analyze the effect of adding red spinach extract on color brightness, growth, and survival of goldfish. This study used an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and four replications, namely P0 (control), P1 (20% red spinach extract), P2 (25% red spinach extract), and P3 (30% red spinach extract). Test fish measuring 3–5 cm were kept at a stocking density of 1 fish/L for 40 days and fed twice daily at ad satiation. Color brightness measurements were carried out visually using a Toca Color Finder (TCF). The results showed that the addition of red spinach extract had a significant effect (p0.05). The addition of red spinach extract in the feed effectively increased the brightness of goldfish color at an optimal dose of 25%, but did not show any effect on growth and survival. Further research with a longer maintenance period is needed to determine the effectiveness of red spinach extract on a sustainable basis on goldfish color quality.

Citation



    SERVICES DESK