PERKEMBANGAN DESA LUBOK SUKON DARI DESA TELADAN MENJADI DESA WISATA TAHUN 1975-2024 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERKEMBANGAN DESA LUBOK SUKON DARI DESA TELADAN MENJADI DESA WISATA TAHUN 1975-2024


Pengarang

FARA NURTADILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Husaini - 196012311986031032 - Dosen Pembimbing I
Alfian - 198810312022031007 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106101020051

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Fara Nurtadila. (2026). Perkembangan Desa Lubok Sukon Dari Desa Teladan Menjadi Desa Wisata Tahun 1975-2024. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Di Bawah bimbingan Dr. Husaini, M.A. dan Alfian, S.S., M.A.
Penelitian ini berjudul “Perkembangan Desa Lubok Sukon Dari Desa Teladan Menjadi Desa Wisata Tahun 1975-2024”, yang bertujuan untuk: (1) Mengatahui gambaran Desa Lubok Sukon sebelum menjadi desa wisata. (2) Mengatahui proses transformasinya Desa Lubok Sukon menjadi Desa Wisata. (3) Mengatahui perubahan apa saja yang masyarakat rasakan setelah Desa Lubok Sukon menjadi Desa Wisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tinjauan pustaka, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian adalah: (1) Desa Lubok Sukon sejak tahun 1975 telah dikenal sebagai desa teladan yang didukung oleh kepemimpinan desa yang baik, tata kelola lingkungan yang terencana, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. (2) Proses transformasi menjadi desa wisata dimulai dari kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan potensi budaya dan lingkungan yang masih terjaga, kemudian diperkuat dengan dukungan pemerintah hingga penetapan resmi sebagai desa wisata pada tahun 2012. (3) Perubahan setelah menjadi desa wisata terlihat pada sektor ekonomi dan budaya masyarakat. Dalam bidang ekonomi, masyarakat memperoleh peluang usaha baru melalui pengelolaan homestay, penjualan kuliner tradisional, serta penyediaan konsumsi bagi wisatawan. Sedangkan dalam bidang budaya, masyarakat mulai aktif melestarikan budaya lokal melalui paket wisata permainan tradisional, penyajian kuliner khas Aceh.
Kata Kunci: Perkembangan, Desa Wisata, Lubok Sukon

ABSTRACK Fara Nurtadila. (2026). The Development of Lubok Sukon Village from a Model Village to a Tourism Village in 1975-2024. [Undergraduate Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Supervised by Dr. Husaini, M.A. and Alfian, S.S., M.A. This research is entitled "The Development of Lubok Sukon Village from an Exemplary Village to a Tourist Village in 1975-2024", which aims to: (1) Understand the picture of Lubok Sukon Village before it became a tourist village. (2) Understand the transformation process of Lubok Sukon Village into a Tourist Village. (3) Understand what changes the community felt after Lubok Sukon Village became a Tourist Village. The research uses a qualitative approach with a historical research method that includes the stages of heuristics, verification, interpretation, and historiography. Data collection techniques are carried out through literature reviews, documentation, and interviews. The results of the research are: (1) Since 1975, Lubok Sukon Village has been known as an exemplary village supported by good village leadership, planned environmental governance, and active community participation in village development. (2) The transformation process into a tourist village begins with community awareness in utilizing cultural and environmental potential that is still maintained, then strengthened by government support until the official designation as a tourist village in 2012. (3) Changes after becoming a tourist village are seen in the economic and cultural sectors of the community. Economically, the community has gained new business opportunities through managing homestays, selling traditional culinary delights, and providing food for tourists. Culturally, the community has begun actively preserving local culture through traditional game tour packages and offering authentic Acehnese cuisine. Keywords: Development, Tourism Village, Lubok Sukon.

Citation



    SERVICES DESK