PENGARUH KEDALAMAN PERAIRAN TERHADAP JENIS DAN UKURAN IKAN YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KEDALAMAN PERAIRAN TERHADAP JENIS DAN UKURAN IKAN YANG TERTANGKAP DI PERAIRAN SYIAH KUALA


Pengarang

Siti Anisa Humaira - Personal Name;

Dosen Pembimbing


Nomor Pokok Mahasiswa

2211103010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK



Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedalaman perairan terhadap parameter kualitas air serta distribusi ukuran ikan di Perairan Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian dilaksanakan pada Juli 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pendekatan purposive sampling pada 6 stasiun, yang terdiri dari 3 stasiun perairan dangkal dan 3 stasiun perairan dalam. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, salinitas, derajat keasaman (pH), dan oksigen terlarut (DO), sedangkan data ikan dianalisis berdasarkan panjang dan berat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan dalam memiliki nilai salinitas (32,14 ppt) dan DO (5,71 ppm) lebih tinggi dibandingkan perairan dangkal, sementara suhu dan pH relatif tidak berbeda signifikan. Sebanyak lima jenis ikan yang dominan tertangkap yaitu kurisi (Nemipterus hexodon), kuniran (Upeneus guttatus), kuwe (Carangoides uii), kuwe putih (Carangoides fulvoguttatus), dan kakap kelabu (Lutjanus griseus), menunjukkan bahwa rata-rata panjang dan berat ikan di perairan dalam lebih besar dibandingkan perairan dangkal. Hasil uji statistik menunjukkan seluruh perbedaan tersebut sangat signifikan (p < 0,001), sehingga dapat disimpulkan bahwa kedalaman perairan berpengaruh nyata terhadap kondisi lingkungan dan ukuran ikan yang tertangkap serta memiliki implikasi penting dalam pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

Kata kunci: kedalaman perairan, kualitas air, ukuran ikan, distribusi ikan, uji t-test, Perairan Alue Naga

ABSTRACT This study aims to analyze the effect of water depth on water quality parameters and fish size distribution in Alue Naga waters, Syiah Kuala District, Banda Aceh. The research was conducted in July 2025 using a descriptive quantitative method with a purposive sampling approach at six stations, consisting of three shallow-water stations and three deeper-water stations. Water quality parameters observed included temperature, salinity, pH, and dissolved oxygen (DO), while fish data were analyzed based on length and weight using an independent t-test. The results showed that deeper waters had higher salinity (32.14 ppt) and dissolved oxygen (5.71 ppm) compared to shallow waters, while temperature and pH showed relatively insignificant differences. Five dominant fish species were identified, namely ornate threadfin bream (Nemipterus hexodon), goatfish (Upeneus guttatus), union trevally (Carangoides uii), yellowspotted trevally (Carangoides fulvoguttatus), and gray snapper (Lutjanus griseus). The average length and weight of fish in deeper waters were consistently higher than those in shallow waters. Statistical analysis indicated that all differences were highly significant (p < 0.001). These findings suggest that water depth significantly influences environmental conditions and fish size distribution, with deeper waters serving as habitats for larger fish. This study provides important implications for sustainable fisheries management, particularly in determining fishing zones and conserving larger fish populations. Keywords: water depth, water quality, fish size, fish distribution, t-test, Alue Naga waters

Citation



    SERVICES DESK