ANALISIS JARINGAN JALAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN USER EQUILIBRIUM (STUDI KASUS JALAN T.ISKANDAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS JARINGAN JALAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN USER EQUILIBRIUM (STUDI KASUS JALAN T.ISKANDAR)


Pengarang

SHAFRIAN WAHYUDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Noer Fadhly - 197507312002121002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2204101010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Sipil., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Permasalahan lalu lintas di kawasan perkotaan seperti Jalan Teuku Iskandar, Banda Aceh, semakin kompleks akibat peningkatan volume kendaraan yang tidak diimbangi dengan kapasitas jalan yang memadai. Kondisi ini menyebabkan kemacetan dan tundaan tinggi terutama saat jam sibuk. Berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997), kondisi tersebut tercermin dari nilai derajat kejenuhan (degree of saturation/DS) yang melebihi batas ideal (DS > 0,85), menandakan kinerja jalan menurun dan tingkat pelayanan rendah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan jalan pada koridor Jalan T. Iskandar menggunakan pendekatan User Equilibrium (UE) yang menghasilkan nilai cost berupa C1= 3.865,54 satuan biaya, C2= 3.864,54 satuan biaya, C3= 3.867,56 satuan biaya. Pendekatan ini digunakan untuk memahami bagaimana arus lalu lintas terdistribusi secara seimbang di seluruh jaringan, di mana setiap pengguna jalan memilih rute dengan waktu perjalanan minimum dan tidak ada keuntungan berpindah rute. Data penelitian meliputi volume kendaraan, karakteristik geometrik jalan, kapasitas, serta tundaan lalu lintas, dengan hasil analisis kinerja jalan menunjukkan kapasitas terbesar didapati pada Jalan T. Panglima Nyak Makam yaitu 2951 smp/jam dan volume kendaraan terbesar didapati pada jalan T. Iskandar (Sp.Beurawe – Sp.BPKP) yaitu 1766 smp/jam. Jalan yang memiliki derajat kejenuhan tertinggi didapati pada Jalan T. Iskandar (Sp.Beurawe – Sp.BPKP) yaitu 0,74. Hasil penelitian menghasilkan model keseimbangan jaringan jalan yang menggambarkan hubungan antara DS, tundaan, dan kapasitas geometrik. Analisis ini juga akan memberikan rekomendasi teknis untuk meningkatkan kinerja jaringan jalan, seperti pengaturan arus dan optimalisasi kapasitas. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi dasar perencanaan manajemen lalu lintas perkotaan yang lebih efisien dan berkelanjutan, serta mendukung kebijakan transportasi di wilayah Banda Aceh.

Traffic problems in urban areas such as Jalan Teuku Iskandar, Banda Aceh, are increasingly complex due to the increase in vehicle volume that is not balanced with adequate road capacity. This condition causes congestion and high delays, especially during peak hours. Based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI, 1997), this condition is reflected in the degree of saturation (DS) value that exceeds the ideal limit (DS > 0.85), indicating declining road performance and low service levels. This study aims to analyze the performance of the road network on the Jalan T. Iskandar corridor using the User Equilibrium (UE) approach which produces cost values in the form of C1 = 3,865.54 cost units, C2 = 3,864.54 cost units, C3 = 3,867.56 cost units. This approach is used to understand how traffic flow is distributed evenly throughout the network, where each road user chooses the route with the minimum travel time and there is no benefit to changing routes. The research data includes vehicle volume, road geometric characteristics, capacity, and traffic delay, with the results of road performance analysis showing the largest capacity is found on Jalan T. Panglima Nyak Makam, namely 2951 smp/hour and the largest vehicle volume is found on Jalan T. Iskandar (Sp.Beurawe – Sp.BPKP) namely 1766 smp/hour. The road with the highest degree of saturation is found on Jalan T. Iskandar (Sp.Beurawe – Sp.BPKP) namely 0.74. The results of the study produce a road network equilibrium model that describes the relationship between DS, delay, and geometric capacity. This analysis will also provide technical recommendations to improve road network performance, such as flow regulation and capacity optimization. Thus, this research can be the basis for planning more efficient and sustainable urban traffic management, as well as supporting transportation policies in the Banda Aceh region.

Citation



    SERVICES DESK