PENGGUNAAN DEIKSIS DALAM TUTURAN GURU PADA PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MAN 3 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN DEIKSIS DALAM TUTURAN GURU PADA PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MAN 3 BANDA ACEH


Pengarang

NOVA YULIDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Armia - 197108221998021001 - Dosen Pembimbing I
Nurrahmah - 199112072022032012 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Iqbal - 198011232006041001 - Penguji
Rostina Taib - 196709101992032001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2206102010023

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : ., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan deiksis dalam tuturan guru pada proses pembelajaran bahasa Indonesia di MAN 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia di MAN 3 Banda Aceh. Data penelitian berupa tuturan guru yang mengandung unsur deiksis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, rekam, dan catat. Teknik analisis data terdiri atas tiga tahap, yaitu: tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis yang digunakan dalam tuturan guru pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia di MAN 3 Banda Aceh meliputi deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Deiksis persona yang digunakan meliputi deiksis persona pertama jamak kita, deiksis persona kedua tunggal kamu, deiksis persona kedua jamak kalian, deiksis persona ketiga tunggal dia, serta deiksis persona ketiga jamak mereka. Deiksis tempat yang digunakan yakni di sini, di situ, di dalamnya, di sebelah kiri, di bawah, di depan, dan di luar. Deiksis waktu yang digunakan meliputi masa lampau yakni dulu, tadi, kemarin, dan minggu lalu, masa sekarang yakni sekarang dan hari ini, sedangkan yang meliputi masa depan yakni nanti, besok, dan minggu depan, termasuk penanda rentang waktu seperti awal bulan dan akhir tahun. Deiksis wacana yang digunakan meliputi deiksis wacana anafora yakni ini, itu, -nya, inilah, di sini, dan di situ, sedangkan deiksis wacana katafora yakni ini. Terakhir, deiksis sosial yang digunakan meliputi deiksis sosial berjenis sapaan dan hubungan kekerabatan yakni ibuk, nak, mamak, ayah, paman, kakak, nenek, kakek, adik, anak-anak, dan orang tua, deiksis sosial berjenis penghormatan yakni beliau, deiksis sosial berjenis profesi yakni wartawan, jurnalis, guru bahasa, pembeli, dan penjual, serta deiksis sosial berjenis julukan atau penyebutan tokoh yakni bung, tokoh, dan Rasulullah. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan deiksis dalam tuturan guru sangat dominan dan berperan penting dalam memperjelas makna ujaran serta mendukung efektivitas komunikasi dalam proses pembelajaran.

This study aims to describe the use of deixis in teachers’ speech during the Indonesian language learning process at MAN 3 Banda Aceh. This study employed a qualitative approach with a descriptive research type. The data source in this study was the Indonesian language teacher at MAN 3 Banda Aceh. The research data consisted of teachers’ speech containing deixis elements. The data collection techniques used in this study were observation, recording, and note-taking. The data analysis technique consisted of three stages, namely data reduction, data presentation, and verification and conclusion drawing. The results of the study indicate that the types of deixis used in teachers’ speech during the Indonesian language learning process at MAN 3 Banda Aceh include person deixis, place deixis, time deixis, discourse deixis, and social deixis. The person deixis found includes first person plural we, second person singular you, second person plural you all, third person singular he/she, and third person plural they. The place deixis identified includes here, there, inside it, on the left side, below, in front of, and outside. The time deixis includes past time expressions such as formerly, earlier, yesterday, and last week; present time expressions such as now and today; and future time expressions such as later, tomorrow, and next week, including time span markers such as the beginning of the month and the end of the year. The discourse deixis found includes anaphoric discourse deixis such as this, that, -his/her/its, this is, here, and there, while the cataphoric discourse deixis found is this. Finally, the social deixis identified includes forms of address and kinship terms such as mother/ma’am, dear/child, mother, father, uncle, older sibling, grandmother, grandfather, younger sibling, children, and parents; honorific forms such as he/she (honorific); professional terms such as reporter, journalist, language teacher, buyer, and seller; as well as titles or references to figures such as brother/comrade, figure, and the Messenger of Allah. These findings indicate that the use of deixis in teachers’ speech is highly dominant and plays an important role in clarifying the meaning of speech and supporting effective communication in the learning process.

Citation



    SERVICES DESK