Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KESESUAIAN ANTARA PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI (USG) DAN MAMOGRAFI PADA LESI PAYUDARA BERDASARKAN KATEGORI BIRADS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pengarang
Annis Octavani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Iskandar Zakaria - 196104261991031002 - Dosen Pembimbing I
Rima Novirianthy - 198111232008012016 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2207601120006
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Radiologi / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Latar Belakang: Breast Imaging Reporting and Data System (BIRADS) digunakan untuk menstandarisasi pelaporan hasil ultrasonografi (USG) dan mamografi dalam evaluasi lesi payudara. Namun, perbedaan prinsip dasar pencitraan pada kedua modalitas dapat memengaruhi konsistensi klasifikasi antar metode.
Tujuan: Menilai tingkat kesesuaian dan perbedaan distribusi kategori BIRADS antara USG dan mamografi pada pasien dengan lesi payudara.
Metode: Penelitian analitik dengan desain potong lintang ini melibatkan 50 pasien dengan total 86 subjek payudara pada wanita usia >30 tahun yang menjalani pemeriksaan USG dan mamografi. Kategori BI-RADS dari kedua modalitas dianalisis menggunakan tabulasi silang. Tingkat kesesuaian dinilai dengan uji Cohen’s Kappa, sedangkan perbedaan distribusi kategori dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank.
Hasil: Sebagian besar lesi diklasifikasikan sebagai jinak (BIRADS 1–2) pada kedua modalitas. Mamografi paling sering mengkategorikan lesi sebagai BIRADS 2 (40,7%) dan BIRADS 1 (33,7%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara klasifikasi BIRADS USG dan mamografi (Z = -1,721; p = 0,085). Namun, analisis kesesuaian menunjukkan tingkat agreement yang lemah antara kedua modalitas (nilai Kappa mamografi = 0,243; USG = 0,121). Kesesuaian lebih tinggi pada kategori yang jelas jinak dan jelas ganas, sedangkan variasi lebih sering ditemukan pada kategori intermediate, terutama BIRADS 3.
Kesimpulan: Meskipun tidak terdapat perbedaan distribusi kategori BIRADS yang bermakna antara USG dan mamografi, tingkat kesesuaian antar modalitas tergolong lemah. Kedua modalitas memberikan stratifikasi risiko yang sebanding pada tingkat populasi, namun dapat berbeda dalam klasifikasi individual lesi. Oleh karena itu, pendekatan multimodalitas tetap diperlukan dalam evaluasi lesi payudara.
Kata kunci: USG, mamografi, BIRADS, lesi payudara.
Background: Breast Imaging Reporting and Data System (BIRADS) is used to standardize reporting in ultrasonography (USG) and mammography for breast lesion evaluation. However, differences in imaging principles may influence classification consistency between modalities. Objective: To assess the agreement and distribution differences between BIRADS categories on USG and mammography in patients with breast lesions. Methods: This analytic cross-sectional study included 50 women and 86 breast subject aged >30 years presenting with breast lesions who underwent both USG and mammography examinations. BIRADS categories from both modalities were analyzed using cross-tabulation. Agreement was evaluated with Cohen’s Kappa test, and distribution differences were assessed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: The majority of cases were classified as benign (BIRADS 1–2) on both modalities. Mammography most frequently categorized lesions as BI-RADS 2 (40.7%) and BIRADS 1 (33.7%). Wilcoxon analysis showed no statistically significant difference between BI-RADS USG and mammography classifications (Z = -1.721; p = 0.085). However, agreement analysis demonstrated weak concordance between modalities (Kappa for mammography = 0.243; Kappa for USG = 0.121). Higher agreement was observed in clearly benign and malignant categories, while variability was more common in intermediate categories, particularly BIRADS 3. Conclusion: Although there was no significant difference in overall BI-RADS distribution between USG and mammography, the level of agreement was weak. These findings suggest that both modalities provide comparable risk stratification at the population level but may differ in individual lesion categorization. Therefore, a complementary multimodal approach remains essential in breast lesion evaluation. Keywords: USG, mammography, BIRADS, breast lesion
HUBUNGAN JUMLAH PARITAS DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Cut Mawarni, 2018)
HUBUNGAN PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DAN PERIKSA PAYUDARA KLINIS (SADANIS) TERHADAP DETEKSI TUMOR PAYUDARA DI RSUD ZAINOEL ABIDIN (Cloudia Noviani, 2017)
KARAKTERISTIK HASIL COMPUTED TOMOGRAPHY SCAN (CT-SCAN) PADA PASIEN CEDERA KEPALA DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Uci Nurcahaya, 2024)
PENGARUH KESESUAIAN INDIVIDU-ORGANISASI DAN KESESUAIAN INDIVIDU-PEKERJAAN TERHADAP KETERIKATAN KERJA YANG DIMEDIASI OLEH KOMITMEN AFEKTIF PADA PERAWAT RSUD RNDR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Sulvia Rahma, 2022)
PREVALENSJ HASIL SITOLOGI PA YUDARA JINAK DAN GANAS DI LABORA TORJUM PATOLOGI ANA TOMI RSUD CIR. ZAINO EL ABIDIN BANDA ACEH PERIODE 2008-2011 (Rizki Mauli Handayani, 2023)