ANALISIS KINERJA TERMINAL TIPE B RNKABUPATEN ACEH TAMIANG DITINJAU DARI FASILITASRNDAN KEPUASAN PENGGUNA TERMINAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KINERJA TERMINAL TIPE B RNKABUPATEN ACEH TAMIANG DITINJAU DARI FASILITASRNDAN KEPUASAN PENGGUNA TERMINAL


Pengarang

Muhammad Razie - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sofyan - 195905121987021001 - Dosen Pembimbing I
Yusria Darma - 197301301999031002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2404201010076

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Terminal Tipe B Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu simpul transportasi darat yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Namun, fungsi terminal belum sepenuhnya berjalan optimal akibat adanya terminal bayangan, rendahnya pemanfaatan terminal resmi, serta belum optimalnya beberapa fasilitas pelayanan. Kondisi tersebut berdampak terhadap kenyamanan pengguna, ketertiban operasional angkutan umum, akurasi pencatatan data pergerakan penumpang, dan efektivitas terminal sebagai pusat pelayanan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara kinerja pelayanan terminal dan harapan pengguna, serta mengidentifikasi indikator pelayanan yang perlu ditingkatkan guna memperbaiki kinerja Terminal Tipe B Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA) dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 200 responden. Penilaian dilakukan terhadap 29 atribut pelayanan yang mencakup aspek keselamatan, keamanan, keandalan/keteraturan, kenyamanan, serta kemudahan/keterjangkauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tingkat kesesuaian antara kinerja dan kepentingan pengguna adalah sebesar 85,14%, yang berarti kinerja pelayanan terminal secara umum berada pada kategori cukup baik, namun belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna karena masih terdapat gap sebesar 14,86%. Berdasarkan pemetaan diagram kartesius IPA, indikator yang menjadi prioritas utama perbaikan berada pada Kuadran I, yaitu ruang tunggu, toilet, lampu penerangan ruangan, informasi pelayanan, informasi angkutan lanjutan, dan informasi gangguan perjalanan kendaraan angkutan umum. Oleh karena itu, peningkatan kinerja terminal perlu difokuskan pada perbaikan fasilitas dasar dan pelayanan informasi agar terminal resmi memiliki daya tarik yang lebih baik, mampu meningkatkan kepuasan pengguna, serta mengurangi kecenderungan masyarakat menggunakan terminal bayangan.

Terminal Type B of Aceh Tamiang Regency is a land transportation node with a strategic role in supporting community mobility in the border area between Aceh Province and North Sumatra. However, the terminal function has not operated optimally due to the presence of informal roadside terminals, low utilization of the official terminal, and several service facilities that remain inadequate. These conditions affect user comfort, public transport operational order, the accuracy of passenger movement records, and the effectiveness of the terminal as a public transportation service center. This study aims to determine the level of conformity between terminal service performance and user expectations, as well as to identify service indicators that need improvement to enhance the performance of Terminal Type B of Aceh Tamiang Regency. The method used in this study is Importance Performance Analysis (IPA), with data collected through questionnaires distributed to 200 respondents. The assessment covered 29 service attributes, including safety, security, reliability/orderliness, comfort, and accessibility. The results show that the average conformity level between service performance and user importance is 85.14%, indicating that the terminal service performance is generally in a fairly good category but has not fully met user expectations, with a remaining gap of 14.86%. Based on the IPA Cartesian diagram, the main priority indicators for improvement are located in Quadrant I, namely waiting room, toilets, room lighting, service information, onward transportation information, and information on public transport travel disruptions. Therefore, terminal performance improvement should focus on upgrading basic facilities and information services so that the official terminal can become more attractive, improve user satisfaction, and reduce public dependence on informal roadside terminals.

Citation



    SERVICES DESK