KESIAPSIAGAAN PERAWAT MENGHADAPI KEGAWAT DARURATAN MASSAL DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KESIAPSIAGAAN PERAWAT MENGHADAPI KEGAWAT DARURATAN MASSAL DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

ZULHILMI AKBAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Marlina - 197704092003122001 - Dosen Pembimbing I
Fikriyanti - 198608202019032011 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2212101010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : fakultas keperawatan universitas syiah kuala., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan penting untuk menjaga pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien di rumah sakit. Perawat sebagai tenaga kesehatan terdepan dituntut memiliki kesiapan yang optimal dalam merespons kondisi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapsiagaan perawat di Kota Banda Aceh dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 500 perawat, dengan sampel sebanyak 222 perawat yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Emergency Preparedness Questionnaire (EPIQ) yang terdiri dari 35 item. Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat berada pada kategori kesiap - siagaan tinggi sebanyak 202 responden (91,0%), sedangkan 20 responden (9,0%) berada pada kategori kesiapsiagaan sedang, dan tidak terdapat perawat dengan kesiapsiagaan rendah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perawat di Kota Banda Aceh secara umum memiliki kesiapsiagaan yang baik dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan. Namun demikian, diperlukan upaya berkelanjutan berupa pelatihan rutin, simulasi kegawatdaruratan, serta evaluasikompetensi secara berkala untuk mempertahankan dan meningkatkan kesiapsiagaan perawat secara merata.

Nurses’ preparedness in dealing with emergency situations is crucial for maintaining nursing services and patient safety in hospitals. Additionally, nurses, as frontline healthcare workers, are required to have optimal preparedness in responding to emergency conditions. In this study, it aimed to describe the preparedness of nurses in Banda Aceh municipality in dealing with emergency situations. This study used a descriptive design with a cross-sectional approach. The study population was 500 nurses, with a sample of 222 nurses taken using a purposive sampling technique. The research instrument used the Emergency Preparedness Questionnaire (EPIQ) consisting of 35 items. Data analysis was conducted univariately and presented in the form of frequency distributions and percentages. The results showed that the majority of nurses were in the high preparedness category 202 respondents (91.0%), while 20 respondents (9.0%) were in the medium preparedness category, and there were no nurses with low preparedness. The conclusion of this study indicated that nurses in Banda Aceh municipality generally have good preparedness in dealing with emergency situations. However, continuous efforts are required through regular training, emergency simulations, and frequent competency assessments to sustain and enhance nurse preparation uniformly.

Citation



    SERVICES DESK