ANALISIS PENGARUH PENGULANGAN PROSES PURIFIKASI OLI TRANSFORMATOR (CIRCULATING) TERHADAP PENINGKATAN NILAI TEGANGAN TEMBUS PADA MINYAK TRAFO FA12 1500KVA PADA PT. SBA (SOLUSI BANGUN ANDALAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

ANALISIS PENGARUH PENGULANGAN PROSES PURIFIKASI OLI TRANSFORMATOR (CIRCULATING) TERHADAP PENINGKATAN NILAI TEGANGAN TEMBUS PADA MINYAK TRAFO FA12 1500KVA PADA PT. SBA (SOLUSI BANGUN ANDALAS


Pengarang

Teuku Aqsha alfaridzi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mahdi Syukri - 196812101998021001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2304005010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Listrik (D3) / PDDIKTI : 20403

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : DIII-Teknik Listrik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Transformator merupakan peralatan listrik yang berperan penting dalam sistem distribusi tenaga listrik. Salah satu faktor yang memengaruhi keandalan transformator adalah kualitas minyak isolasi, yang berfungsi sebagai media isolasi sekaligus pendingin. Penurunan kualitas minyak akibat kandungan air, gas terlarut, dan partikel kontaminan dapat menyebabkan menurunnya nilai tegangan tembus (breakdown voltage) sehingga meningkatkan risiko gangguan pada transformator. Laporan magang ini bertujuan menganalisis pengaruh pengulangan proses purifikasi minyak transformator (circulating) terhadap peningkatan nilai tegangan tembus pada transformator FA03 (823TF03) di PT. Solusi Bangun Andalas.

Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pengumpulan data hasil Dissolved Gas Analysis (DGA), Furan Analysis, Oil Analysis, serta pengujian Breakdown Voltage (BDV) sebelum dan sesudah proses purifikasi menggunakan Transformer Oil Purification Plant. Proses purifikasi dilakukan secara sirkulasi berulang untuk menghilangkan kandungan air, gas, dan partikel kontaminan dari minyak transformator, kemudian dilakukan pengujian BDV secara berkala sesuai standar SPLN.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai tegangan tembus minyak transformator sebelum purifikasi sebesar 19,4 kV/2,5 mm, yang berada di bawah standar kelayakan operasi. Setelah dilakukan proses purifikasi selama sekitar enam jam dengan metode circulating, nilai tegangan tembus meningkat menjadi 49,2 kV/2,5 mm, sehingga memenuhi kategori minyak isolasi yang baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa proses purifikasi efektif dalam memperbaiki kualitas minyak transformator dengan mengurangi kandungan air dan kontaminan yang memengaruhi kemampuan isolasi.

Pengulangan proses purifikasi minyak transformator (circulating) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nilai tegangan tembus minyak transformator. Oleh karena itu, kegiatan pemeliharaan berupa purifikasi dan pengujian kualitas minyak secara berkala sangat diperlukan untuk menjaga keandalan, umur pakai, dan kontinuitas operasi transformator.

Transformers are essential electrical equipment in power distribution systems. One of the main factors affecting transformer reliability is the quality of insulating oil, which functions as both an insulating and cooling medium. The deterioration of insulating oil due to moisture, dissolved gases, and contaminant particles can reduce the breakdown voltage, thereby increasing the risk of transformer failure. This internship report aims to analyze the effect of repeated transformer oil purification (circulating) on improving the breakdown voltage of the FA03 (823TF03) transformer at PT. Solusi Bangun Andalas. The study employed field observations and data collection from Dissolved Gas Analysis (DGA), Furan Analysis, Oil Analysis, and Breakdown Voltage (BDV) tests conducted before and after the purification process using a Transformer Oil Purification Plant. The purification process was carried out through repeated oil circulation to remove moisture, dissolved gases, and contaminant particles, followed by periodic BDV testing in accordance with the Indonesian SPLN standard. The results showed that the transformer oil breakdown voltage before purification was 19.4 kV/2.5 mm, which was below the acceptable operating standard. After approximately six hours of circulating purification, the breakdown voltage increased to 49.2 kV/2.5 mm, indicating that the insulating oil had returned to a good operating condition. This improvement demonstrates that the purification process effectively restores transformer oil quality by reducing moisture and contaminants that degrade its insulating properties. Based on these findings, it can be concluded that repeated transformer oil purification (circulating) has a significant positive effect on increasing the breakdown voltage of transformer insulating oil. Therefore, routine oil purification and periodic oil quality testing are recommended to maintain transformer reliability, extend service life, and ensure continuous and safe operation.

Citation



    SERVICES DESK