STRATEGI PENINGKATAN KEPEMILIKAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) PADA DINAS REGISTRASI KEPENDUDUKAN PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PENINGKATAN KEPEMILIKAN KARTU IDENTITAS ANAK (KIA) PADA DINAS REGISTRASI KEPENDUDUKAN PROVINSI ACEH


Pengarang

PUTRI NADIA ULFAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Dosen Pembimbing I
Ibnu Phonna Nurdin - 199108192022031004 - Penguji
Cut Lusi Chairun Nisak - 199103022022032004 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2210101010090

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sosiologi., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil dalam meningkatkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) di
Provinsi Aceh. Program KIA merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam
mewujudkan tertib administrasi kependudukan dan memberikan identitas resmi
bagi anak. Namun, tingkat kepemilikan KIA masih belum merata karena
dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya, serta
kendala pelayanan di beberapa wilayah. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan
teori fungsionalisme struktural Robert K. Merton yang meliputi fungsi manifest,
fungsi laten, disfungsi, dan nonfungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi
yang dilakukan Disdukcapil dalam meningkatkan kepemilikan KIA dilakukan
melalui sosialisasi, pelayanan jemput bola, kerja sama dengan sekolah dan desa,
serta inovasi pelayanan. Fungsi manifest Program KIA adalah memberikan
identitas resmi bagi anak dan memudahkan akses pelayanan publik. Fungsi laten
yang muncul adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintah. Namun, dalam pelaksanaanya masih terdapat
disfungsi seperti keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja petugas, serta
kendala sarana dan jaringan. Selain itu, terdapat nonfungsi karena masih ada
sebagian masyarakat yang belum merasakan manfaat langsung dari KIA.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan sudah
berjalan pada sumber daya, sarana prasarana, dan kesadaran masyarakat agar
kepemilikan KIA dapat meningkat secara merata.

Kata Kunci: Strategi, Kartu Identitas Anak (KIA), Pelayanan Publik.

ABSTRACT This study aims to analyze the strategies of the Department of Population and Civil Registration in increasing ownership of the Kid Identity Card (KIC) in Aceh Province. The KIC program is one of government policy to ensure ordely population administration and provide official identification for the kids. However, ownership rates remain uneven due to low public awareness, limited resources, and service constraints in some areas. The study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected thourgh interviews, observation, and documentation. The analysis applies Robert K. Merton’s structural functionalism theory, including manifest function, latent function, dysfunction, and non-function. The results show that the Department’s strategies to increase KIC ownership include outreach, mobile services, collaboration with schools and villages, and servis innovations. Thae manifest function of the KIC program is to provide official identification for the kids and facilitate accsess to public servies. A latent function that emerges is increased public awareness and trust in the government. However, implementations still faces dysfunctions such as limited human resources, staff workload, and infrastructure and network constraints. There is also non- function because some people have not yet felt the direct benefits of the KIC. The study concludes that the strategies are in place but require improvements in resources, facilities, and public awareness so that KIC ownership can increase evenly. Keywords: Strategy, Kid Identity Card (KIC), Public Service.

Citation



    SERVICES DESK