HUBUNGAN DISFAGIA DAN GANGGUAN KOGNITIF TERHADAP STATUS GIZI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN DISFAGIA DAN GANGGUAN KOGNITIF TERHADAP STATUS GIZI PADA PASIEN STROKE ISKEMIK


Pengarang

Amriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ika Marlia - 198012202006042007 - Dosen Pembimbing I
Nasrul Musadir - 197604242008121001 - Dosen Pembimbing II
Imran - 196604161997021001 - Penguji
Camelia Bomaztika Sari - - - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2207601060007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Neurologi / PDDIKTI : 11703

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

613.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Disfagia dan gangguan kognitif pada stroke iskemik berkontribusi terhadap malnutrisi,
yang dapat memperburuk pemulihan, meningkatkan risiko infeksi, serta menurunkan
kualitas hidup. Penelitian terintegrasi antara status gizi, disfagia, dan fungsi kognitif
masih terbatas, terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membahas
hubungan disfagia dan gangguan kognitif terhadap status gizi pada pasien stroke
iskemik. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional dengan desain crosssectional
dilakukan
pada
79
pasien
stroke
iskemik.
Status
gizi
dinilai

menggunakan
Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Malnutrition Universal Screening Tool (MUST).
Derajat disfagia dievaluasi secara klinis, sedangkan fungsi kognitif diukur
menggunakan Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Median usia pasien penelitian
ini adalah 61 tahun (25–95 tahun). Mayoritas berjenis kelamin laki-laki (63,3%). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa median IMT menurun dari 24,2 kg/m² (tanpa
disfagia) menjadi 17,6 kg/m² (ringan) dan 16,6 kg/m² (berat) (p

ABSTRACT Dysphagia and cognitive impairment in ischemic stroke contribute to malnutrition, which can worsen recovery, increase infection risk, and reduce quality of life. Integrated studies examining nutritional status, dysphagia, and cognitive function remain limited, particularly in Indonesia. This study aimed to assess the relationship between dysphagia and cognitive impairment with nutritional status in patients with ischemic stroke. An observational cross-sectional design was conducted involving 79 ischemic stroke patients. Nutritional status was assessed using Body Mass Index (BMI) and the Malnutrition Universal Screening Tool (MUST). The severity of dysphagia was clinically evaluated, while cognitive function was measured using the Montreal Cognitive Assessment (MoCA). A total of 79 patients were included, with a median age of 61 years (range 25–95 years). The majority were male (63.3%). The results showed that the median BMI decreased from 24.2 kg/m² (no dysphagia) to 17.6 kg/m² (mild) and 16.6 kg/m² (severe) (p

Citation



    SERVICES DESK