PENGARUH HARGA EMAS DUNIA DAN PASAR MODAL TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH HARGA EMAS DUNIA DAN PASAR MODAL TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH


Pengarang

PIA WAHYU ANDINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

WERI 196405251989031026 - - - Dosen Pembimbing I
Sri Sukma Wahyuni - 199505052022032023 - Dosen Pembimbing II
Fitriyani - 199204122018032001 - Penguji
Asri Diana - 199405012020122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2201101010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Pembangunan., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

332.456

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Judul : Pengaruh Harga Emas Dunia Dan Pasar Modal Terhadap Nilai Tukar Rupiah
Penulis : Pia Wahyu Andini
NIM : 2201101010034
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing 1 : Weri, S.E., M.A
Pembimbing 2 : Sri Sukma Wahyuni, S.E., M.Si
Konsentrasi : Ekonomi Moneter

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga emas dunia dan pasar modal terhadap nilai tukar rupiah pada periode Januari 2010 - Desember 2024. Harga emas dunia diukur mengunakan harga spot emas murni. Pasar modal diukur mengunakan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) sebagai pasar modal internasional dan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai pasar modal domestik. Data yang digunakan adalah data sekunder runtun waktu (time series) bulanan. Penelitian ini menggunakan Error Correction Model (ECM) untuk melihat hubungan jangka panjang dan jangka pendek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga emas dunia memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai tukar rupiah baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) memiliki pengaruh positif dan signifikan dalam jangka panjang, namun berpengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek, sedangkan indeks harga saham gabungan (IHSG) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka panjang, namun berpengaruh negatif dan signifikan dalam jangka pendek. Atas dasar penelitian ini, disarankan kepada pemerintah (Bank Indonesia) untuk memperkuat pengelolaan cadangan devisa berbasis emas, serta peningkatan daya tarik investasi, perbaikan regulasi, serta menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan. Selain itu, diperlukan pemantauan terhadap dinamika pasar global serta peningkatan keterbukaan informasi guna menjaga kepercayaan investor dan mendukung kestabilan nilai tukar rupiah.
Kata kunci: Harga emas dunia, pasar modal, DJIA, IHSG, nilai tukar rupiah

ABSTRACT Title : The Effect of Global Gold Prices and Capital Markets on mthe Exchange Rate of the Rupiah Author : Pia Wahyu Andini Nim : 2201101010034 Faculty/Department : Economics and Business/Development Economics Supervior 1 : Weri, S.E., M.A Supervior 2 : Sri Sukma Wahyuni, S.E., M.Si Concentration : Monetary Economics This study aims to analyze the impact of global gold prices and capital markets on the rupiah exchange rate during the period from January 2010 to December 2024. Global gold prices are measured using the spot price of pure gold. Capital markets are measured using the Dow Jones Industrial Average (DJIA) as a proxy for international capital markets and the Composite Stock Price Index (IHSG) as a proxy for domestic capital markets. The data used consists of monthly time series secondary data. This study uses the Error Correction Model (ECM) to examine both long-term and short-term relationships. The results indicate that global gold prices have a negative and significant impact on the rupiah exchange rate in both the long and short term; the Dow Jones Industrial Average (DJIA) has a positive and significant impact in the long term but a negative and significant impact in the short term, while the Composite Stock Price Index (IHSG) has no significant effect on the rupiah exchange rate in the long term, but has a negative and significant effect in the short term. Based on this study, It is recommended that the government (Bank Indonesia) strengthen the management of gold-backed foreign exchange reserves, enhance investment appeal, improve regulations, and maintain economic and financial system stability. In addition, it is necessary to monitor global market dynamics and increase transparency to maintain investor confidence and support the stability of the rupiah exchange rate. Keywords : World gold price, capital market, DJIA, IHSG, exchange rate

Citation



    SERVICES DESK