Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
UPAYA KETERBUKAAN DIRI DALAM MENGURANGI TINGKAT HOMESICK PADA MAHASISWA RANTAU ILMU KOMUNKASI ANGKATAN 2022 UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
ARGANI CITRA PRAMESTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rahmawati - 196209022000122003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2210102010071
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Ilmu Komunikasi., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pendidikan merupakan proses yang dilakukan secara sadar untuk menanamkan nilai dan budaya dari satu generasi ke generasi selanjutnya, dimana pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk individu yang berkualitas. Seiring berjalannya waktu, minat individu untuk menempuh pendidikan hingga ke tingkat universitas semakin tinggi setiap tahunnya. Sehingga, banyak mahasiswa yang memilih untuk menempuh pendidikan di luar daerah asalnya, disebut sebagai mahasiswa rantau. Sebagai mahasiswa rantau sering sekali menghadapi berbagi tantangan ketika mereka menempuh pendidikan, salah satu tantangan yang dihadapi ialah homesick. Homesick merupakan perasaan emosional yang dapat mempengaruhi proses mahasiswa rantau dalam beradaptasi di lingkungan barunya. Sehingga, diperlukannya keterbukaan diri dilakukan agar dapat mengurangi tingkatan homesick yang dialami. Berdasarkan data yang ada menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengalami homesick mengalami pada tingkatan yang berbeda – beda, hal ini dapat mempengaruhi konsentrasi belajar, kehadiran di kelas, bahkan hubungan sosial. Adapun tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui bagaimana upaya keterbukaan diri yang dilakukan oleh mahasiswa rantau FISIP Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala Angkatan 2022. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu, Teori Penetrasi Sosial yang dikemukakan oleh Altman & Taylor, 1973. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Penelitian ini mengumpulkan data dengan melakukan wawancara semi terstruktur dengan jumlah 5 (lima) informan yang pernah mengalami homesick. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa keterbukaan diri dapat mengurangingi tingkat homesick yang dialami oleh mahasiswa rantau. Keterbukaan diri yang dilakukan sejalan dengan tahapan yang ada pada Teori Penetrasi Sosial, walaupun informan belum sepenuhnya dapat sampai pada tahap pertukaran stabil. Berbagai upaya keterbukaan diri yang dilakukan oleh mahasiswa rantau seperti mengikuti kegiatan organisasi yang positif, berkomunikasi dengan keluarga, dan berbagi cerita dengan teman dekat di perantauan. Oleh karena itu, ketika mahasiswa rantau mengalami kembali perasaan homesick, mereka sudah tahu bagaimana mengelola perasaan tersebut dan tahu apa yang harus dilakukan.
Kata kunci : keterbukaan diri, homesick, mahasiswa rantau
Education is a conscious process of instilling values and culture from one generation to the next, playing a crucial role in shaping quality individuals. Over time, individual interest in pursuing higher education through university has increased each year. Consequently, many students choose to study outside their hometowns, known as out-of-town students. Out-of-town students often face various challenges during their education, one of which is homesickness. Homesickness is an emotional feeling that can affect the process of out-of-town students adapting to their new environment. Therefore, self-disclosure is necessary to reduce the level of homesickness experienced. Existing data shows that students who experience homesickness experience it at varying levels, which can affect learning concentration, class attendance, and even social relationships. The purpose of this study is to determine the self-disclosure efforts carried out by out-of-town students of the Faculty of Social and Political Sciences, Communication Science Department, Syiah Kuala University, Class of 2022. The theory used in this study is the Social Penetration Theory proposed by Altman & Taylor, 1973. The research method used is a qualitative method with a phenomenological type of research. This study collected data by conducting semi-structured interviews with five informants who had experienced homesickness. The results of this study prove that self-disclosure can reduce the level of homesickness experienced by students living away from home. The self-disclosure carried out is in line with the stages in the Social Penetration Theory, although the informants have not yet fully reached the stable exchange stage. Various efforts of self-disclosure carried out by students living away from home include participating in positive organizational activities, communicating with family, and sharing stories with close friends in the area. Therefore, when students living away from home experience feelings of homesickness again, they already know how to manage these feelings and know what to do. Keywords: self-disclosure, homesickness, students from other regions
KETERBUKAAN DIRI (SELF DISCLOSURE) MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA PADA ORANG TUA (Liana Cahyani, 2023)
GAMBARAN PENYESUIAN DIRI MAHASISWA RANTAU FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSIRTAS SYIAH KUALA (Nanda Riska, 2023)
KETERBUKAAN DIRI DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA ASAL SUMATERA BARAT DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH (STUDI PADA PAGUYUBAN IKATAN PELAJAR MAHASISWA MINANG IPMM BANDA ACEH) (FADHIL AULIYA, 2019)
PENGARUH KETERGANTUNGAN FACEBOOK TERHADAP KETERBUKAAN DIRI DI DUNIA NYATA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Muhammad Rizki, 2016)
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA RANTAU YANG BERKULIAH DI FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (NURUL IZZAH, 2021)