Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MANAJEMEN PROGRAM PENANGANAN GINGIVITIS DAN PERIODONTITIS DI PUSKESMAS ACEH BESAR
Pengarang
Yuke Aisyah Asifa Arrajid - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Munifah - 198009102015042001 - Dosen Pembimbing I
Liza Meutia Sari - 197312212006042001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2213101010041
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Prodi Pendidikan Dokter Gigi (S1)., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
617.632
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penyakit periodontal seperti gingivitis dan periodontitis masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi tinggi, sementara capaian program penanganannya di Puskesmas belum optimal. Manajemen Puskesmas yang meliputi aspek input, proses, dan output berperan penting dalam keberhasilan penanganan kasus tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi manajemen program penanganan gingivitis dan periodontitis di Puskesmas wilayah Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah tenaga kesehatan di 14 Puskesmas yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis bivariat dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian penanganan penyakit periodontal masih tergolong kurang baik. Pada aspek input, hanya faktor sumber daya manusia yang berpengaruh signifikan. Pada aspek proses, faktor yang berpengaruh signifikan adalah upaya kuratif serta monitoring dan evaluasi, sedangkan faktor lainnya tidak signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah sumber daya manusia, upaya kuratif, serta monitoring dan evaluasi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap manajemen penanganan gingivitis dan periodontitis di Puskesmas wilayah Aceh Besar.
Periodontal diseases such as gingivitis and periodontitis remain highly prevalent, while the achievement of management programs in primary healthcare centers is still suboptimal. Management aspects including input, process, and output play an important role in program success. This study aimed to analyze factors influencing the management of gingivitis and periodontitis programs in primary healthcare centers in Aceh Besar. This study used a quantitative analytical observational design with a cross-sectional approach. The subjects were healthcare workers from 14 primary healthcare centers selected using consecutive sampling. Data were collected through questionnaires and interviews and analyzed using bivariate and multivariate analysis (logistic regression). The results showed that periodontal disease management was still categorized as poor. In the input aspect, only human resources had a significant effect. In the process aspect, curative efforts and monitoring and evaluation showed significant effects, while other factors were not significant. In conclusion, human resources, curative efforts, and monitoring and evaluation are key factors influencing program management.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESERATAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS PERIODONTAL PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH (Riezha Alfida, 2015)
HUBUNGAN ANTARA STRES NEGATIF (DISTRES) DENGAN PERIODONTITIS PADA PASIENRNRUMAH SAKIT JIWA BANDA ACEH (Nadia Quamilla, 2014)
GAMBARAN PERIODONTITIS KRONIS PADA USIA LANJUT DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH (Rauzha Wulana Cindy, 2016)
KUANTITAS NEUTROFIL AKIBAT APLIKASI EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR RUBRUM) PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DENGAN PERIODONTITIS KRONIS (Hessyi Amanda Pratiwi, 2016)
GAMBARAN PERIODONTITIS KRONIS PADA PASIEN ASMA YANG MENGGUNAKAN INHALER BETA-2 AGONIS DAN ATAU KOMBINASI KORTIKOSTEROID (STUDI PADA POLIKLINIK PARU RSUD MEURAXA BANDA ACEH) (Imam Fithrawan, 2017)