INDEPENDENSI MEDIA WASPADAACEH.COM TERHADAP PEMBERITAAN PEMILIHAN GUBERNUR ACEH 2024 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INDEPENDENSI MEDIA WASPADAACEH.COM TERHADAP PEMBERITAAN PEMILIHAN GUBERNUR ACEH 2024


Pengarang

TSARA SWISSI AHYU NL - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110102010069

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Independensi media merupakan prinsip fundamental dalam jurnalisme yang menuntut pemberitaan yang objektif, berimbang, dan bebas dari intervensi, namun dalam praktiknya sering dipengaruhi oleh faktor organisasi, kepemilikan, dan afiliasi politik. Dalam konteks kontestasi politik, khususnya Pemilihan Gubernur Aceh 2024, media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik sehingga independensinya menjadi krusial untuk dikaji. Hal ini mendorong pentingnya menelaah penyajian pemberitaan politik oleh media siber Waspadaaceh.com di tengah kompleksitas dinamika politik dan kepemilikan media di Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui indepedensi Waspadaaceh.com dalam memberitakan pemilihan Gubernur Aceh 2024. Teori yang digunakan untuk menganalisis masalah penelitian ini adalah teori hierarki pengaruh serta konsep independensi media, media siber dan berita. Dalam teori ini disebutkan bahwa dalam isi konten berita terdapat beberapa hal yang mempengaruhinya yaitu individu, rutinitas media, organisasi media, eksternal media, dan ideologi media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pemberitaan Waspadaaceh.com dalam Pemilihan Gubernur Aceh 2024 cenderung independen, ditandai dengan rendahnya temuan opini, sensasionalisme, stereotip, juxtaposition, dan ketidakakuratan dalam berita. Namun, terdapat kecenderungan bias pada indikator personalisasi yang muncul dalam proporsi cukup signifikan dan lebih banyak mengarah pada pasangan Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi. Dengan demikian, meskipun sebagian besar indikator menunjukkan independensi, keberadaan bias personalisasi menandakan bahwa independensi media belum sepenuhnya optimal. Saran penelitian ini agar Waspadaaceh.com memperkuat independensi jurnalistik melalui evaluasi kebijakan redaksional dan peningkatan profesionalisme jurnalis, masyarakat lebih kritis dalam mengonsumsi berita.
Kata Kunci: Independensi Media, Pemberitaan Politik, Pemilihan Gubernur Aceh 2024.

Media independence is a fundamental principle in journalism that requires reporting to be objective, balanced, and free from intervention; however, in practice, it is often influenced by organizational factors, ownership, and political affiliations. In the context of political contestation, particularly the 2024 Aceh Gubernatorial Election, the media plays a strategic role in shaping public opinion, making its independence crucial to examine. This study is therefore driven by the need to analyze how political news is presented by the online media outlet Waspadaaceh.com amid the complex dynamics of politics and media ownership in Aceh. The aim of this research is to determine the independence of Waspadaaceh.com in reporting on the 2024 Aceh Gubernatorial Election. The study employs the Hierarchy of Influences theory along with concepts of media independence, online media, and news. This theory states that several factors influence news content, namely individuals, media routines, media organizations, external factors, and media ideology. This research uses a quantitative approach with a descriptive content analysis method. The findings indicate that, in general, Waspadaaceh.com’s coverage of the 2024 Aceh Gubernatorial Election tends to be independent, as reflected in the low occurrence of opinion, sensationalism, stereotypes, juxtaposition, and inaccuracies in news reporting. However, there is a tendency of bias in the personalization indicator, which appears in a relatively significant proportion and is more frequently directed toward the pair Bustami Hamzah and Fadhil Rahmi. Thus, although most indicators demonstrate independence, the presence of personalization bias suggests that media independence has not been fully optimal. This study recommends that Waspadaaceh.com strengthen its journalistic independence through editorial policy evaluation and improved journalist professionalism, that the public adopt a more critical approach in consuming news. Keywords: Media Independence, Political News Coverage, 2024 Aceh Gubernatorial Election.

Citation



    SERVICES DESK