Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EVALUASI TINGKAT AKSESIBILITAS MASJID BERDASARKAN KONSEP DESAINUNIVERSAL
Pengarang
Maulana Al Mujahhid - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Sylvia Agustina - 197308171999032002 - Dosen Pembimbing I
irin Caisarina - 197605182005012002 - irincaisarina@usk.ac.id - - - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2204204010019
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : .,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, serta orang orang yang sudah lanjut usia yang sudah mulai memiliki keterbatasan dalam melakukan kegiatan sensorik dalam jangka waktu yang lama. Saat ini masjid sangat jauh dari kesan ramah terhadap penyandang disabilitas. Konsep Universal Design diterapkan sebagai pedoman untuk memastikan bahwa masjid dapat diakses dengan mudah dan nyaman oleh semua individu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau mobilitas. Adapun permasalahan yang diteliti pada penelitian ini antara lain, bagaimana tingkat aksesibilitas bagi kaum difabel pada bangunan masjid di kota Banda Aceh, serta bagaimana persepsi masyarakat tentang aksesibilitas bagi difabel pada bangunan masjid di kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui tingkat aksesibilitas bagi kaum difabel pada bangunan masjid dikota Banda Aceh serta untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang aksesibilitas bagi difabel pada bangunan masjid di kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kombinatif. Pada permasalahan pertama, digunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan kunci dan observasi langsung. Metode ini membantu mendapatkan pemahaman mendalam mengenai aspek-aspek kualitatif yang terkait dengan permasalahan pertama. Sementara itu, pada permasalahan kedua, diterapkan pendekatan mixed methods. Bagian kualitatif dari penelitian ini melibatkan wawancara khusus dengan penyandang disabilitas, memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi pengalaman dan perspektif mereka secara mendalam. Di sisi lain, pendekatan kuantitatif menggunakan metode pengumpulan data berupa survei kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah responden. Pendekatan ini memungkinkan penelitian untuk menggambarkan fenomena secara lebih umum dan menyediakan data kuantitatif yang dapat dianalisis secara statistik. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pertimbangan untuk menyusun standar masjid yang ramah terhadap penyandang disabilitas.
Kata Kunci : Aksessibilitas, Disabilitas, Masjid
Disabled people are everyone who experiences physical, intellectual, mental limitations, as well as people who are older and have begun to have limitations in carrying out further sensory activities for a long period of time. Currently, mosques are far from being friendly to people with disabilities. The Universal Design concept is applied as a guideline to ensure that mosques can be accessed easily and comfortably by all individuals, including those with physical or mobility limitations. The problems examined in this research include, what is the level of accessibility for disabled people in mosque buildings in the city of Banda Aceh, as well as what is the public's perception of accessibility for disabled people in mosque buildings in the city of Banda Aceh. This research aims to determine the level of accessibility for people with disabilities in mosque buildings in the city of Banda Aceh and to find out what the public's perception is about accessibility for people with disabilities in mosque buildings in the city of Banda Aceh. The research method used in this research is combinative. In the first problem, qualitative research methods were used. Data collection was carried out through interviews with key informants and direct observation. This method helps gain an in-depth understanding of the qualitative aspects related to the first problem. Meanwhile, in the second problem, a mixed methods approach was applied. The qualitative portion of the research involved specific interviews with people with disabilities, allowing researchers to explore their experiences and perspectives in depth. On the other hand, the quantitative approach uses data collection methods in the form of questionnaire surveys distributed to a number of respondents. This approach allows research to describe phenomena more generally and provides quantitative data that can be analyzed statistically. It is hoped that this research can be used as a consideration for developing standards for mosques that are friendly to people with disabilities. Keywords: Accessibility, Disability, Mosque.
EVALUASI TINGKAT AKSESIBILITAS MASJID BERDASARKAN KONSEP DESAINUNIVERSAL (Maulana Al Mujahhid, 2026)
EVALUASI PENCAHAYAAN ALAMI TERHADAP KENYAMANAN VISUAL PADA MASJID VERNAKULAR (STUDI KASUS : MASJID TUHA INDRAPURI ACEH BESAR) (Yayang Nisfulawati, 2024)
EFEKTIVITAS POLA TATANAN RUANG DAN SIRKULASI MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH TERHADAP KENYAMANAN PENGUNJUNG (Safriza Putra, 2025)
PERAN RELIGIUSITAS DALAM MENINGKATKAN KINERJA MASJID BERBASIS TATA KELOLA KEUANGAN DI KOTA BANDA ACEH (Ghrina Zikran, 2022)
STUDI KETERIKATAN TEMPAT PADA MASJID SEBAGAI BANGUNAN EVAKUASI TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (Lola Vivita, 2023)