PERKEMBANGAN PASAR SUBUH LUENG PUTU 1970-2025 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERKEMBANGAN PASAR SUBUH LUENG PUTU 1970-2025


Pengarang

SAHBIT NAGATA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

T. Bahagia Kesuma - 198906262019031014 - Dosen Pembimbing I
Zulfan - 196107081989101001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2106101020076

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : .,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Perkembangan Pasar Subuh Lueng Putu 1970-2025”, yang bertujuan untuk: (1) Menjelaskan sejarah awal terbentuknya pasar sejak 1970 berdasarkan latar belakang ekonomi masyarakat. (2) Menggambarkan perkembangan pasar dari aspek fisik, jumlah pedagang, ragam komoditas, serta peran masyarakat dan pemerintah (3) Menganalisis pengaruh pasar terhadap perkembangan sosial dan ekonomi Desa Lueng Putu. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan sumber, verifikasi, interpretasi, dan historiografi, dengan data dari pustaka, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Subuh Lueng Putu bermula sebagai tempat penampungan dan distribusi hasil pertanian masyarakat pada periode awal, yang kemudian berkembang menjadi ruang transaksi ekonomi pada waktu subuh. Pada masa konflik dan darurat militer, aktivitas pasar mengalami penurunan akibat ketidakstabilan keamanan dan terbatasnya mobilitas masyarakat. Pasar kembali menunjukkan kebangkitan yang signifikan pada periode 2006–2016, ditandai dengan meningkatnya jumlah pedagang, meluasnya area dagang, serta pulihnya kepercayaan masyarakat pascakonflik dan pascatsunami. Periode pasca perubahan infrastruktur tahun 2017–2019 memperlihatkan transformasi fisik pasar melalui penataan lapak, pembangunan fasilitas pendukung, dan meningkatnya keterlibatan pemerintah daerah. Selanjutnya, pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020–2023, aktivitas pasar kembali mengalami penurunan akibat pembatasan sosial dan melemahnya daya beli masyarakat. Namun, pada periode pasca pandemi 2023–2025, Pasar Subuh Lueng Putu menunjukkan proses pemulihan dengan meningkatnya kembali aktivitas perdagangan, kunjungan pembeli, serta peran pasar sebagai penggerak ekonomi lokal

This research is entitled “The Development of the Lueng Putu Dawn Market 1970-2025”, which aims to: (1) Explain the early history of the market's formation since 1970 based on the economic background of the community. (2) Describe the development of the market from a physical aspect, number of traders, variety of commodities, and the role of the community and government (3) Analyze the influence of the market on the social and economic development of Lueng Putu Village. The research uses a historical method with a qualitative approach through source collection, verification, interpretation, and historiography, with data from libraries, documentation, and interviews. The results of the study show that the Lueng Putu Dawn Market began as a place for storing and distributing community agricultural products in the early period, which then developed into a space for economic transactions at dawn. During the conflict and martial law, market activity decreased due to security instability and limited community mobility. The market again showed a significant revival in the period 2006–2016, marked by an increase in the number of traders, an expansion of trading areas, and the restoration of community confidence post-conflict and post-tsunami. The post-infrastructure reform period of 2017–2019 saw the market transform physically through stall restructuring, the construction of supporting facilities, and increased local government involvement. Furthermore, during the COVID-19 pandemic of 2020–2023, market activity declined again due to social restrictions and weakened purchasing power. However, in the post-pandemic period of 2023–2025, the Lueng Putu Subuh Market demonstrated a recovery process, with increased trading activity, increased customer visits, and the market's role as a driver of the local economy.

Citation



    SERVICES DESK