<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714455">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN LENGTH OF STAY (LOS) PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD MEURAXA BANDA ACEH TAHUN 2025</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAUDHATUL MUNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah bagian vital sebagai pintu pertama penanganan&#13;
pasien gawat darurat dengan prinsip kecepatan dan ketepatan waktu. Length of Stay&#13;
(LOS) menjadi indikator kritis untuk mengukur waktu pelayanan. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menganalisis gambaran LOS di IGD RSUD Meuraxa Banda Aceh&#13;
Tahun 2025. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan crosssectional dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode accidental&#13;
sampling sebanyak 95 pasien IGD. Data dikumpulkan dengan lembar isi kemudian&#13;
dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan mayoritas pasien berasal dari kelompok lansia (34,7%) pasien triase&#13;
kuning (48,4 %) dan berjenis kelamin perempuan (55,8%). Sebanyak 86,3% pasien&#13;
menjalani triase dalam waktu ≤5 menit dan 86,3% pemeriksaan laboratorium selesai&#13;
dalam ≤2 jam. Sebanyak 29 pasien yang menjalani pemeriksaan radiologi namun hanya&#13;
65,5% yang selesai dalam ≤3 jam. Proses transfer pasien menunjukkan hasil hampir&#13;
berimbang, yaitu 50,5% selesai dalam ≤2 jam. Secara keseluruhan, 56,8% pasien&#13;
menjalani LOS ≤ 8 jam, sedangkan 43,2% masih menjalani LOS &gt;8 jam. Maka, dapat&#13;
disimpulkan meskipun kinerja triase dan pemeriksaan penunjang telah optimal, namun&#13;
masih ditemui tantangan dalam proses transfer pasien. Sehingga disarankan&#13;
optimalisasi ketersediaan fasilitas rumah sakit.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714455</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 12:51:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 14:59:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>