<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714449">
 <titleInfo>
  <title>A MULTIMODAL INTERACTION ANALYSIS OF ENGLISH EDUCATION STUDENTS’ ORAL COMMUNICATION AND EIGHT BASIC TEACHING SKILLS IN MICROTEACHING VIDEOS AT FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT SYARIFAH RAHMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas  KIP  Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi lisan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris serta delapan keterampilan dasar mengajar dalam video microteaching di FKIP Universitas Syiah Kuala dengan menggunakan kerangka Multimodal Interaction Analysis (MIA). Penelitian ini berfokus pada bagaimana calon guru membangun makna melalui integrasi mode verbal dan non-verbal selama praktik mengajar. Data diperoleh dari lima video microteaching mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang diunggah secara publik di YouTube. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan perangkat lunak ELAN. Segmen pembelajaran yang dipilih kemudian ditranskripsikan dan dianalisis berdasarkan kategori Multimodal Interaction Analysis dan delapan keterampilan dasar mengajar, yaitu membuka pelajaran, menjelaskan, pengelolaan kelas, variasi, bertanya, pemberian penguatan, membimbing kelompok kecil, dan menutup pelajaran.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dalam microteaching bersifat multimodal. Calon guru secara konsisten menggunakan HLMA, LLMA, kepadatan modal, frozen mediated action, serta elemen foreground–background, serta memanfaatkan media pembelajaran untuk mengelola komunikasi di kelas. Kedelapan keterampilan dasar mengajar ditemukan dalam data, namun penerapannya bervariasi. Calon guru menunjukkan performa yang lebih kuat pada aspek prosedural dan interpersonal, sementara aktivasi kognitif, pertanyaan strategis, dan penutupan pembelajaran yang reflektif masih kurang konsisten. Temuan ini menunjukkan bahwa microteaching mendukung pengembangan kompetensi dasar mengajar, tetapi performa calon guru masih cenderung bersifat prosedural daripada strategis. Perspektif multimodal memberikan wawasan penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lisan dan keterampilan mengajar dalam pendidikan calon guru.&#13;
&#13;
Kata kunci: multimodal interaction analysis, komunikasi lisan, microteaching, delapan keterampilan dasar mengajar.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 12:38:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 14:57:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>