Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
STRATEGI PENATAAN FASAD BANGUNAN SEBAGAI PEMBENTUK CITRA VISUAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
Pengarang
Zainul Furkan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mirza Irwansyah - 196205261987101001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2204204010015
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Arsitektur., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jalan Merdeka di Kota Lhokseumawe merupakan salah satu koridor utama yang
memegang peran strategis dalam struktur kota, berfungsi sebagai pusat kegiatan
perdagangan, jasa, sosial, dan budaya. Sebagai jalan protokol, keberadaan
bangunan di sepanjang koridor ini memiliki peran penting dalam membentuk citra
visual kota. Namun, keberagaman bentuk, skala, warna, dan karakter bangunan
yang tidak terkoordinasi telah menimbulkan ketidakharmonisan visual yang
berdampak pada kualitas estetika dan identitas kawasan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji strategi penataan fasad bangunan sebagai pembentuk citra visual
kawasan perkotaan, dengan studi kasus pada Koridor Jalan Merdeka Kota
Lhokseumawe. Latar belakang kajian ini adalah minimnya regulasi visual dan
belum terintegrasinya nilai-nilai arsitektur lokal dalam desain fasad eksisting.
Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik observasi
lapangan dan analisis elemen visual, berdasarkan teori keterbacaan kota
(legibility), karakter visual, dan identitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa karakter visual koridor sangat dipengaruhi oleh elemen-elemen fasad
seperti skala dan proporsi bangunan, bentuk massa, warna, material, bukaan,
signage, serta keterpaduan antarunit bangunan. Penataan fasad yang terarah,
kontekstual, dan responsif terhadap nilai lokal diperlukan untuk mengurangi
visual clutter dan membentuk identitas kawasan yang kuat. Strategi penataan yang
diusulkan mencakup penyusunan panduan desain berbasis zonasi fungsi, integrasi
ornamen arsitektur lokal, penyeragaman pola dan ukuran bukaan, serta
pengelolaan signage dan kanopi secara proporsional dan harmonis.
Kata kunci: Fasad Bangunan, Citra Visual, Jalan Merdeka, Strategi Penataan,
Karakter Lokal, Arsitektur Kota.
Merdeka street in Lhokseumawe City is one of the primary corridors that holds a strategic role within the city's spatial structure, serving as a hub for commercial, service-related, social, and cultural activities. As a protocol road, the buildings lining this corridor play a crucial role in shaping the city's visual image. However, the diversity in building forms, scales, colors, and architectural characters lacking coordination has led to visual disharmony, impacting the area's aesthetic quality and identity. This study aims to examine facade design strategies as a means of shaping the visual identity of urban corridors, with Merdeka Street in Lhokseumawe as the case study. The research is driven by the limited visual regulation and the lack of integration of local architectural values in the existing facade designs. The study applies a descriptive qualitative method, employing field observation and visual element analysis, grounded in theories of urban legibility, visual character, and local identity. The findings reveal that the visual character of the corridor is strongly influenced by facade elements such as building scale and proportion, massing, color, material, openings, signage, and the visual coherence among building units. A well-directed, context-sensitive, and locally responsive facade design is essential to reduce visual clutter and reinforce the identity of the area. The proposed design strategies include the formulation of design guidelines based on functional zoning, the integration of Acehnese architectural ornaments, standardization of opening patterns and dimensions, and proportional, harmonious management of signage and canopies. Keywords: Building Facade, Visual Image, Jalan Merdeka, Planning Strategy, Local Character, Urban Architecture.
PENATAAN DESAIN FASAD BANGUNAN KANTOR SEBAGAI PEMBENTUK IDENTITAS KAWASAN PADA KORIDOR JALAN TENGKU MOHAMMAD DAUD BEUREUEH BANDA ACEH (Didit Wahyudi, 2025)
PENGARUH PEMBARUAN FASAD PERTOKOAN TERHADAP KARAKTER VISUALRNSTUDI KASUS : JL. K.H. AHMAD DAHLAN, KOTA BANDA ACEH (ALVIRA FOURYZA LASTANA, 2024)
ANALISIS KARAKTERISTIK ARSITEKTUR KOLONIAL BELANDA PADA FASAD GEDUNG JUANG DI KOTA BANDA ACEH (ZULFATUL KHOIRIYAH, 2026)
KAJIAN PENERAPAN ELEMEN FISIK ARSITEKTUR ISLAM PADA FASAD BANGUNAN PERKANTORAN DI KOTA BANDA ACEH (Aulia Rahman, 2024)
PEMANFAATAN SIG DAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK KLASIFLKASI PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN MUARA DUA KOTA LHOKSEUMAWE (Muhammad Ikhlas, 2024)