<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714295">
 <titleInfo>
  <title>KOMPOSISI DAN KEANEKARAGAMAN LICHEN CORTICOLOUS DI KAWASAN GAMPONG IBOIH KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR INAYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Biologi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nur inayah (2026). Komposisi dan keanekaragaman lichen corticolous di kawasan&#13;
gampong iboih kota sabang. [Skripsi. Universitas syiah kuala]. Dibawah bimbingan&#13;
Prof. Dr. samingan, M.Si. dan Wardiah, S.Pd., M.Bio.&#13;
&#13;
Lichen atau lumut kerak adalah organisme yang terbentuk dari hasil simbiosis alga&#13;
dan jamur. Secara ekologi lichen memiliki banyak peran penting bagi lingkungan.&#13;
Keanekaragaman lichen corticolous (yang menempel pada pohon) di kawasan&#13;
tropis tergolong sangat tinggi, namun keberadaannya sangat rentan terhadap&#13;
perubahan kondisi lingkungan, seperti konversi lahan dan peningkatan polusi udara.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui semua jenis lichen corticolous dan&#13;
tingkat keanekaragaman lichen corticolous di kawasan Gampong Iboih Kota&#13;
Sabang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian&#13;
adalah survey. Penelitian ini menggunakan metode jelajah. Penelitian ini&#13;
dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di kawasan Gampong Iboih Kota Sabang. Objek&#13;
penelitian ini yaitu semua jenis lichen corticolous yang terdapat di kawasan&#13;
Gampong Iboih Kota Sabang. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah&#13;
komposisi lichen corticolous, kerapatan, kerapatan relatif, frekuensi, frekuensi&#13;
relatif, dominansi, dominansi relatif, INP, indeks keanekaragaman, indeks&#13;
persebaran dan indeks similaritas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua&#13;
jenis lichen corticolous yang ditemukan di pantai Gapang dan pantai Teupin Layeu&#13;
sebanyak 27 spesies dan 16 spesies diantaranya terdapat di kedua kawasan pantai&#13;
tersebut. Tingkat keanekaragaman lichen pada kawasan Pantai Gapang adalah (Ĥ =&#13;
2,584), sedangkan pada kawasan Pantai Teupin Layeu yaitu (Ĥ = 2,453). Hal ini&#13;
menunjukkan bahwa kedua kawasan tergolong dalam kriteria keanekaragaman&#13;
sedang (</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714295</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 16:32:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-17 09:16:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>