PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS ROLE PLAYING DENGAN PERILAKU ASERTIF UNTUK MENGATASI BULLYING REMAJA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS ROLE PLAYING DENGAN PERILAKU ASERTIF UNTUK MENGATASI BULLYING REMAJA


Pengarang

RIZKA RAMADHANIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Martunis - 196212311987021052 - Dosen Pembimbing I
Dara Rosita - 198408282024212021 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2206104030032

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang terhadap individu yang lebih lemah, baik secara fisik, verbal, maupun sosial. Perilaku ini berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional siswa, terutama pada siswa dengan tingkat perilaku asertif yang rendah. Siswa yang kurang memiliki kemampuan asertif cenderung kesulitan dalam mengungkapkan perasaan dan mempertahankan haknya secara tepat, sehingga rentan menjadi korban maupun pelaku bullying. Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 1 Darussalam dan SMP Negeri 2 Darul Imarah, ditemukan bahwa kasus bullying masih sering terjadi, sementara layanan preventif serta media bimbingan dan konseling, khususnya modul untuk mengembangkan perilaku asertif, belum tersedia dan dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan modul yang dapat mendukung pelaksanaan layanan bimbingan kelompok secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul layanan bimbingan kelompok berbasis role playing dengan pendekatan perilaku asertif untuk mengatasi bullying remaja. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan level 1 yang meliputi tahap analyze, design, dan development. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi, satu ahli media, serta sepuluh praktisi bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak. Penilaian ahli materi memperoleh nilai 91,14%, ahli media 89,58%, dan praktisi 96,7%. Dengan demikian, modul ini layak digunakan sebagai pedoman dalam layanan bimbingan kelompok untuk membantu siswa mengatasi bullying dan mengembangkan perilaku asertif.

Kata Kunci : Bullying, Perilaku Asertif, Bimbingan Kelompok, Role Playing, Pengembangan Modul

Bullying is an aggressive behavior carried out intentionally and repeatedly toward individuals who are weaker, whether physically, verbally, or socially. This behavior has a negative impact on students’ social and emotional development, especially for those with low levels of assertive behavior. Students who lack assertive skills tend to have difficulty expressing their feelings and defending their rights appropriately, making them more vulnerable to becoming either victims or perpetrators of bullying. Based on observations conducted at SMP Negeri 1 Darussalam and SMP Negeri 2 Darul Imarah, bullying cases are still frequently found, while preventive services and guidance and counseling media, particularly modules for developing assertive behavior, are not yet optimally available or utilized. Therefore, it is necessary to develop a module that can effectively support the implementation of group guidance services. This study aims to develop a group guidance service module based on role playing with an assertive behavior approach to overcome adolescent bullying. The method used is Research and Development (R&D) with a level 1 development model consisting of the stages of analyze, design, and development. The subjects of this study included two material experts, one media expert, and ten guidance and counseling practitioners. Data were collected using validation questionnaires. The results showed that the developed module was categorized as highly feasible. The assessment results from material experts obtained a score of 91.14%, media experts 89.58%, and practitioners 96.7%. Thus, this module is feasible to be used as a guideline in group guidance services to help students overcome bullying and develop assertive behavior. Keywords: Bullying, Assertive Behavior, Group Guidance, Role Playing, Module Development

Citation



    SERVICES DESK