<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714147">
 <titleInfo>
  <title>ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES IN THE MILITARY CONTEXT:</title>
  <subTitle>SOLDIERS’ PERCEPTIONS OF THE EFFECTIVENESS AND CHALLENGES OF LEARNING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ERMINA LISMAYANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Bahasa Inggris</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ermina Lismayanti. (2026). English for Specific Purposes in the Military Context: Soldiers’ Perceptions on the Effectiveness and Challenges of Learning English as A Foreign Language. [Undergraduate Thesis. Syiah Kuala University]. Under the supervision of Prof. Iskandar AS, S. Pd., M. App. Ling and Nira Erdiana, S. Pd., M.Pd.&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi prajurit tentang efektivitas dan tantangan belajar bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing dalam konteks militer. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan kuesioner terbuka yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) asal Aceh yang telah mengikuti Kursus Bahasa Inggris Intensif (KIBI) di IM RINDAM. Data tersebut dianalisis menggunakan model yang diusulkan oleh Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi pengurangan data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa tentara menganggap bahasa Inggris sebagai keterampilan penting untuk tugas militer, pengembangan karir, dan komunikasi internasional. Program pelatihan bahasa Inggris dianggap efektif, terutama karena integrasi teori dan praktik dan penggunaan materi terkait militer. Namun, beberapa tantangan diidentifikasi, termasuk kesulitan dalam pengucapan, penguasaan kosakata militer yang terbatas, kurangnya kepercayaan diri dalam berbicara, dan tanggung jawab operasional. Kesimpulannya, meskipun tentara umumnya memiliki persepsi positif tentang efektivitas pembelajaran bahasa Inggris, perbaikan diperlukan untuk mengatasi tantangan linguistik dan psikologis. Studi ini menunjukkan bahwa program bahasa Inggris militer di masa depan harus menekankan kegiatan praktis, lingkungan belajar yang mendukung, dan materi yang selaras erat dengan kebutuhan operasional prajurit.&#13;
&#13;
Kata kunci: Tantangan, Efektivitas, ESP, Bahasa Inggris Militer, Persepsi Prajurit&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714147</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 10:42:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-16 14:26:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>