<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1714061">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENYEBAB TERJADINYA KORUPSI ANGGARAN  DANA DESA DI KABUPATEN ACEH BESAR ( STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>DESA PIYEUNG LHANG &amp; DESA SEURAPONG )</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Amrullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
ABSTRAK &#13;
Anggaran dana desa yang seharusnya di gunakan berdasarkan prioritas yang telah&#13;
di tetapkan dalam PERMENDES justru menjadi alat untuk melakukan&#13;
penyalahgunaan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi&#13;
bagaimana proses pengelolaan dana desa di Desa Piyeung Lhang dan Desa&#13;
Seurapong, Kabupaten Aceh Besar sehingga menimbulkan celah yang menjadi&#13;
penyebab terjadinya korupsi. Teori yang digunakan adalah Teori Kekuasaan, Teori&#13;
GONE dan Konsep Pengelolaan Anggaran Dana Desa. Metode dalam penelitian ini&#13;
menggunakan metode pendekatan kualitatif yaitu studi kasus. Hasil peneltian&#13;
menunjukkan bahwa pada setiap tahapan terdapat celah untuk melakukan tindakan&#13;
penyimpangan. Pada tahap perencanaan, Desa Piyeung Lhang telah menunjukkan&#13;
adanya partisipasi masyarakat melalui musyawarah desa, sedangkan di Desa&#13;
Seurapong proses perencanaan cenderung didominasi oleh kepala desa sehingga&#13;
keputusan tidak sepenuhnya mencerminkan hasil kesepakatan bersama. Kondisi ini&#13;
menunjukkan adanya ketimpangan kekuasaan dalam pengambilan keputusan. Pada&#13;
tahap pelaksanaan, ditemukan adanya penyalahgunaan wewenang oleh kepala desa&#13;
yang tidak melibatkan perangkat desa secara maksimal, sehingga pengelolaan&#13;
anggaran tidak berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan pada tahap&#13;
pelaporan, terdapat ketidaksesuaian antara laporan dengan realisasi di lapangan,&#13;
bahkan dalam beberapa kasus laporan tidak disusun secara transparan dan tidak&#13;
dituangkan dalam dokumen resmi seperti APBG. &#13;
Kata Kunci : Proses, Pengelolaan, Anggaran, Korupsi. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1714061</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 16:50:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 17:56:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>