Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EVALUASI KESIAPAN PERENCANAAN PROGRAM DESAIN OLAHRAGA DAERAH (DOD) KABUPATEN ACEH SELATAN
Pengarang
Muhammad Rizki Jasmanda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mansur - 196911261994031001 - Dosen Pembimbing I
Amanda Syukriadi - 199205132019031013 - Dosen Pembimbing II
Razali - 196510021992031001 - Penguji
Ifwandi - 197506132000031001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2106104020062
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (S1) / PDDIKTI : 85201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Muhammad Rizki Jasmanda. (2025). Evaluasi Kesiapan Perencanaan Program Desain Olahraga Daerah (DOD) Kabupaten Aceh Selatan. [Skripsi, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala]. Skripsi ini dibimbing oleh Dr. Drs. Mansur, M.Kes., dan Amanda Syukriadi, S.Pd., M.Pd.
Desain Olahraga Daerah atau DOD merupakan dokumen strategis yang menjadi landasan bagi pengembangan olahraga di tingkat daerah. Lahirnya mandat penyusunan DOD sebagai turunan kebijakan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) menuntut setiap daerah memiliki arah pembangunan olahraga yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Namun, Kabupaten Aceh Selatan hingga saat ini belum memiliki dokumen DOD yang resmi, sehingga pembinaan olahraga berjalan tanpa pola yang terstruktur dan berdampak pada rendahnya capaian prestasi olahraga daerah dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan perencanaan Program Desain Olahraga Daerah (DOD) Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada tiga narasumber, yaitu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta dua Ketua Bidang terkait. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus evaluasi mencakup pemahaman tentang DOD, regulasi dan kebijakan, kelembagaan dan koordinasi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, strategi perencanaan, dukungan anggaran, serta tantangan pelaksanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan perencanaan DOD di Kabupaten Aceh Selatan masih berada pada kategori rendah. Dispora belum memiliki dokumen DOD yang baku, pemahaman tentang konsep DOD masih terbatas, dan belum ada regulasi daerah seperti Qanun atau Perbup sebagai landasan legal. Kelembagaan belum memiliki unit khusus penyusunan DOD, Koordinasi antarinstansi masih dilakukan hanya saat diperlukan, serta kapasitas SDM dan kondisi sarana prasarana belum memadai. Faktor terbesar yang menghambat adalah keterbatasan anggaran daerah, ditambah minimnya dukungan kebijakan dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam membudayakan olahraga. Meskipun demikian, terdapat komitmen pimpinan Dispora untuk membentuk tim penyusun dan mendorong legalisasi DOD sebagai prioritas strategis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa percepatan penyusunan DOD sangat diperlukan agar pembangunan olahraga di Aceh Selatan memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan. Peneliti merekomendasikan agar pemerintah daerah memperkuat regulasi, meningkatkan kapasitas SDM, menyediakan dukungan anggaran, memperbaiki koordinasi kelembagaan, serta membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur sesuai potensi daerah.
Kata Kunci: Evaluasi, Kesiapan, Perencanaan Olahraga, Desain Olahraga Daerah, Aceh Selatan.
ABSTRACT Muhammad Rizki Jasmanda. (2025). Evaluation of the Readiness of the Regional Sports Design (DOD) Program Planning in South Aceh Regency. [Thesis, Physical Education, Health and Recreation, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University]. This thesis was supervised by Dr. Drs. Mansur, M.Kes., and Amanda Syukriadi, S.Pd., M.Pd. The Regional Sports Design (DOD) is a strategic document that serves as a framework for sports development at the regional level. The mandate to prepare the DOD as a derivative of the National Sports Grand Design (DBON) requires each region to establish a systematic, measurable, and sustainable direction for sports development. However, South Aceh Regency has not yet produced an official DOD document, resulting in unstructured sports development efforts and contributing to the region’s declining sports achievements in recent years. This study aims to evaluate the readiness level of the Regional Sports Design (DOD) planning program in South Aceh Regency. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through interviews with three informants: the Head of the Youth and Sports Office and two relevant division heads. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The evaluation focuses on understanding of the DOD concept, regulations and policies, institutional structure and coordination, human resources, facilities and infrastructure, planning strategies, budget support, and implementation challenges. The findings indicate that the readiness of DOD planning in South Aceh Regency remains low. The Youth and Sports Office has not yet developed an official DOD document, understanding of the DOD concept is limited, and no regional regulations such as a Qanun or Regent Regulation exist as a legal foundation. Institutional structure does not include a specific unit responsible for DOD preparation, inter-agency coordination is conducted only when necessary, and both human resource capacity and sports facilities remain inadequate. Budget limitations are the most significant barrier, compounded by weak policy support and low community participation in fostering a sports culture. Nonetheless, there is a commitment from the Youth and Sports Office leadership to form a drafting team and push for the legal establishment of the DOD as a strategic priority. This study concludes that accelerating the preparation of the DOD is essential to ensure that sports development in South Aceh has a clear and sustainable direction. The researcher recommends that the regional government strengthen regulations, enhance human resource capacity, allocate adequate budget support, improve institutional coordination, and develop a more structured athlete development system aligned with regional potential. Keywords: Evaluation, Readiness, Sports Planning, Regional Sports Design, South Aceh.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DAN IMPLEMENTASI PEMBUDAYAAN OLAHRAGA KABUPATEN NAGAN RAYA (Rahmatsyah Yoga, 2021)
TUGAS KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI OLAHRAGA MELALUI PROGRAM O2SN DI SMA SE-KABUPATEN ACEH JAYA (Habib Iqbal Farabi, 2021)
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN ATLET BOLA VOLI POPDA ACEH SELATAN TAHUN 2021 (NAJMURIDHA, 2022)
ANALISIS TINGKAT KESIAPAN KABUPATEN BENER MERIAH SEBAGAI DAERAH PARIWISATA AGRO DI ACEH (Rini Antika, 2013)
PENDATAAN KLUB DAN PRASARANA FUTSAL KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2021 (ARI SETIAWAN BAYU, 2022)