<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713981">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DINAMIKA POLITIK ANGGARAN TUNJANGAN KINERJA UNTUK TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2024 (STUDI KASUS PUSKESMAS KUTA BARO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fiqih Ramadhani Mukhti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini di latar belakangi oleh tidak terealisasinya pembayaran Tunjangan&#13;
Kinerja (TC) bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Aceh Besar tahun 2024,&#13;
meskipun secara normatif telah diatur dalam Peraturan Bupati Aceh Besar Nomor 29&#13;
Tahun 2022. Ketidakterlaksanaan tersebut menimbulkan indikasi adanya kesenjangan&#13;
antara kebijakan normatif dan realisasi fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja&#13;
Kabupaten (APBK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penganggaran&#13;
alokasi dana APBK untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Kuta Baro serta mengkaji&#13;
dinamika politik anggaran yang memengaruhi tidak terealisasinya TC tahun 2024.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.&#13;
Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap&#13;
informan yang terdiri dari pihak Puskesmas, Dinas Kesehatan, BAPPEDA, dan instansi&#13;
terkait lainnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori politik anggaran dari&#13;
Aaron B. Wildavsky dan konsep evaluasi kebijakan publik dari William N. Dunn.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara prosedural, usulan TC telah&#13;
diajukan melalui mekanisme perencanaan berjenjang. Namun, dalam tahap finalisasi&#13;
anggaran, alokasi TC tidak tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)&#13;
tahun 2024. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas fiskal, penyesuaian&#13;
prioritas anggaran daerah, serta dinamika preferensi politik dalam proses pembahasan&#13;
anggaran.&#13;
Kesimpulannya, ketidakterlaksanaan TC bukan semata persoalan teknis&#13;
administratif, melainkan mencerminkan dinamika politik anggaran yang belum&#13;
sepenuhnya responsif terhadap kebutuhan kesejahteraan tenaga kesehatan di tingkat&#13;
pelayanan dasar.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Politik Anggaran, APBK, Tunjangan Kinerja, Tenaga Kesehatan, Evaluasi&#13;
Kebijakan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713981</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 12:02:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 12:19:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>