<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713959">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN MAKNA SYAIR BUDAYA ONANG-ONANG DALAM PROSESI ADAT PERNIKAHAN BATAK ANGKOLA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dewi Fortuna Harahap</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP	Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Dewi Fortuna Harahap. (2026). Kajian Makna Syair Budaya Onang-onang Dalam&#13;
Prosesi Adat Pernikahan Batak Angkola [Skripsi. Universitas Syiah Kuala].&#13;
Dibawah bimbingan Bapak Ismawan, S.Sn, M.Sn dan Ibu Ramdiana, S.Sn., M.Sn.  &#13;
&#13;
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya pemahaman&#13;
masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap makna syair Onang-onang dalam&#13;
prosesi adat pernikahan Batak Angkola akibat pengaruh modernisasi dan&#13;
pergeseran fungsi tradisi menjadi sekadar hiburan. Kondisi ini berpotensi&#13;
melemahkan nilai-nilai budaya, moral, dan identitas lokal yang terkandung dalam&#13;
tradisi lisan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk&#13;
mengidentifikasi dan mendeskripsikan makna denotatif, konotatif, dan mitos&#13;
dalam syair Onang-onang pada prosesi pernikahan adat Batak Angkola. Penelitian&#13;
ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika&#13;
Roland Barthes, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara&#13;
mendalam, dan dokumentasi, serta analisis data yang meliputi reduksi, penyajian,&#13;
dan verifikasi data dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syair&#13;
Onang-onang mengandung makna denotatif berupa ungkapan penghormatan, doa,&#13;
dan nasihat kepada pengantin dan keluarga, makna konotatif yang&#13;
merepresentasikan nilai kesopanan, kebersamaan, tanggung jawab, dan&#13;
keharmonisan sosial, serta makna mitologis yang meneguhkan ideologi budaya&#13;
dan pandangan hidup masyarakat Batak Angkola dalam sistem Dalihan Na Tolu.&#13;
Syair Onang-onang juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, pelestarian&#13;
tradisi, dan penguat identitas budaya. Berdasarkan temuan tersebut dapat&#13;
disimpulkan bahwa Onang-onang merupakan teks budaya yang memiliki peran&#13;
penting dalam menjaga nilai-nilai adat dan membentuk kesadaran sosial&#13;
masyarakat, sehingga tidak dapat dipandang hanya sebagai hiburan semata. Oleh&#13;
karena itu, disarankan agar masyarakat, tokoh adat, dan lembaga pendidikan lebih&#13;
aktif dalam melestarikan, mendokumentasikan, serta mengintegrasikan tradisi&#13;
Onang-onang dalam kegiatan budaya dan pembelajaran, guna menjaga&#13;
keberlanjutan warisan budaya Batak Angkola di tengah arus modernisasi.&#13;
 &#13;
&#13;
Kata Kunci: Onang-onang, Tradisi Lisan, Semiotika Roland Barthes, Pernikahan&#13;
Adat Batak Angkola.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 11:12:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 11:17:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>