<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713951">
 <titleInfo>
  <title>KORELASI SKOR THROLY TERHADAP KADAR D-DIMER DALAM MEMPREDIKSI TROMBOEMBOLI VENA PADA PASIEN LIMFOMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitrah Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penegakan diagnosis tromboemboli vena (TEV) pada pasien limfoma sering terlambat karena banyak kasus tidak menunjukkan gejala sampai terjadi komplikasi serius. Diperlukan pendekatan stratifikasi risiko yang memiliki kemampuan prediktif yang baik. Skor ThroLy dikembangkan khusus untuk pasien limfoma sebagai alat stratifikasi risiko TEV, namun studi yang menganalisis hubungan skor ini dengan biomarker koagulasi seperti D-dimer masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai korelasi antara skor ThroLy dengan kadar D-dimer dalam menstratifikasi risiko tromboemboli vena pada pasien limfoma. Penelitian ini merupakan studi potong lintang yang dilakukan di Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh pada bulan Mei 2025 hingga Januari 2026 dengan metode total sampling. Seluruh pasien limfoma yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikutsertakan. Skor ThroLy dihitung berdasarkan data klinis, laboratorik, dan pencitraan, sedangkan kadar D-dimer diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik subjek. Uji korelasi Spearman digunakan untuk menilai korelasi antara skor ThroLy dan kadar D-dimer. Perbedaan kadar D-dimer antar kategori risiko ThroLy dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis. Generalized Linear Model (GLM) digunakan untuk mengestimasi besarnya perubahan kadar D-dimer pada setiap kategori skor ThroLy. Tingkat signifikansi statistik ditetapkan pada nilai p &lt; 0,05. Sebanyak 39 pasien limfoma yang memenuhi kriteria inklusi dilibatkan pada penelitian ini. Terdapat korelasi positif sangat kuat antara skor ThroLy dan kadar D-dimer (r = 0,83; p &lt; 0,001). Median D-dimer meningkat konsisten seiring kenaikan kategori risiko ThroLy dan berbeda bermakna antar kelompok (p</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713951</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 10:35:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 10:51:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>