<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713845">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN SISTEM OTOMATISASI PERALATAN LISTRIK MASJID PENDUKUNG AKTIVITAS SHALAT BERJAMAAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY ARFANDY HASIBUAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masjid sebagai sarana ibadah membutuhkan pengelolaan peralatan listrik &#13;
yang teratur untuk mendukung pelaksanaan shalat berjamaah, khususnya pada &#13;
penggunaan lampu penerangan dan pendingin ruangan. Pada masjid yang tidak &#13;
memiliki pengelola tetap, pengoperasian peralatan listrik sering tidak disesuaikan &#13;
dengan waktu shalat dan kondisi ruangan. Penelitian ini membahas perancangan &#13;
sistem otomatisasi peralatan listrik masjid pendukung shalat berjamaah yang &#13;
bekerja berdasarkan waktu shalat dan temperatur ruangan. Sistem dirancang &#13;
menggunakan mikrokontroler Arduino Mega sebagai pengendali utama, dengan &#13;
dukungan sensor temperatur DHT22, modul waktu nyata RTC DS3231, sensor &#13;
daya PZEM-004T, modul relay, serta LCD sebagai media monitoring lokal. Sistem &#13;
mampu mengendalikan lampu dalam, lampu luar, dan pendingin ruangan secara &#13;
otomatis, di mana peralatan aktif 15 menit sebelum waktu shalat dan nonaktif 45 &#13;
menit setelah shalat, serta jumlah pendingin ruangan disesuaikan dengan batas &#13;
temperatur yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem &#13;
bekerja secara stabil dan konsisten pada lima waktu shalat, dengan perubahan status &#13;
peralatan yang mengikuti logika waktu dan temperatur yang dirancang. Pengukuran &#13;
daya dan energi listrik menunjukkan profil beban yang selaras dengan jadwal &#13;
shalat, dengan total energi kumulatif sebesar 1,12 kWh selama periode pengujian &#13;
dari pukul 04.00 WIB hingga 20.19 WIB. Sistem yang dirancang mampu &#13;
mendukung pelaksanaan shalat berjamaah melalui pengaturan peralatan listrik yang &#13;
terjadwal, adaptif, dan mudah dipantau. &#13;
Kata kunci: sistem otomatisasi, peralatan listrik, waktu shalat, temperatur ruangan, &#13;
masjid.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713845</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-14 10:43:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-14 10:50:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>