<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713837">
 <titleInfo>
  <title>DILEMA NETRALITAS:</title>
  <subTitle>KETERLIBATAN KEPALA DESA DALAM POLITIK PRAKTIS PADA PILKADA ACEH 2024  DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SAED SHIRAZI ALFAIED</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Keterlibatan sejumlah kepala desa di Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya,&#13;
pada pilkada Aceh 2024 dalam politik praktis dengan mendukung salah satu&#13;
pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati telah melanggar prinsip netralitas yang&#13;
diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk menganalisis bentuk politik praktis yang dilakukan oleh kepala desa dalam&#13;
pilkada Aceh 2024 dan mengidentifikasi faktor penyebab kepala desa sulit untuk&#13;
bersikap netral dalam kontestasi politik lokal, di Kecamatan Meureudu Kabupaten&#13;
Pidie Jaya. Teori yang digunakan dalam penelitian yaitu teori tiga dimensi&#13;
kekuasaan oleh Steven Lukes dengan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan&#13;
data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa bentuk keterlibatan kepala desa adalah berpartisipasi dalam&#13;
kegiatan kampanye akbar salah satu pasangan calon. Faktor penyebabnya yaitu&#13;
keterikatan relasi sosial dalam hubungan hierarkis antara kepala desa dan bupati&#13;
petahana, keterbatasan sosialisasi panitia pengawas pemilihan (Panwaslih) Pidie&#13;
Jaya, serta lemahnya implementasi aturan dalam penegakan sanksi terhadap&#13;
pelanggaran netralitas ASN/Kepala Desa. Kesimpulannya yaitu demokrasi lokal&#13;
Aceh masih dibayangi loyalitas politik dan keterikatan sosial-politik kuat. Oleh&#13;
karena itu, untuk menegakkan netralitas memerlukan upaya sistematis berupa&#13;
penguatan regulasi dan penegasan sanksi oleh Kemendagri dan pemerintah Aceh,&#13;
prioritas alokasi anggaran sosialisasi langsung kepada kepala desa oleh panwaslih,&#13;
pengawasan aktif forum kepala desa oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa,&#13;
kesadaran masyarakat dalam mengawasi kepala desa dan komitmen kepala desa&#13;
menjaga integritas profesionalnya demi demokrasi sehat di tingkat desa. &#13;
&#13;
Kata kunci: Kekuasaan, netralitas, pilkada, politik praktis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713837</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-14 10:03:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-14 11:58:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>