<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713795">
 <titleInfo>
  <title>HEARTAR:</title>
  <subTitle>PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ANATOMI JANTUNG BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MAHASISWA KEDOKTERAN</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MALIKA ATIFA KAIFAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bidang kedokteran memiliki kompleksitas pembelajaran yang menuntut pemahaman mendalam, khususnya dalam mempelajari anatomi manusia. Anatomi jantung menjadi salah satu materi penting yang tidak hanya membutuhkan pemahaman bentuk luar, tetapi juga struktur internal dan fungsinya secara menyeluruh. Media pembelajaran konvensional seperti buku, gambar 2D, atau alat peraga statis memiliki keterbatasan dalam menghadirkan visualisasi mendalam dan interaktif, sehingga kurang mendukung pemahaman optimal bagi mahasiswa kedokteran. Teknologi Augmented Reality (AR) hadir sebagai inovasi yang mampu memperkaya pengalaman belajar melalui pemodelan 3D interaktif di dunia nyata. Namun, sebagian besar aplikasi AR yang ada masih berbasis marker fiduciary, seperti QR code atau gambar, yang membatasi fleksibilitas penggunaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi AR markerless berbasis deteksi bidang (ground plane detection) untuk memungkinkan mahasiswa mengeksplorasi model jantung 3D, baik bagian luar maupun dalam, secara interaktif. Metode penelitian ini melibatkan studi literatur, perancangan sistem, pengembangan aplikasi mobile berbasis Android menggunakan Unity dan Vuforia, uji coba dengan mahasiswa kedokteran, serta evaluasi berbasis kuesioner dan observasi. Hasil yang diharapkan adalah aplikasi pembelajaran anatomi jantung berbasis Augmented Reality yang dapat meningkatkan pemahaman visual, spasial, dan fungsional mahasiswa kedokteran, serta memiliki potensi untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan kedokteran.&#13;
&#13;
Kata Kunci: augmented reality; anatomi jantung; markerless; ground plane detection; Android</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713795</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 18:18:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-14 09:40:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>