<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713773">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA FATHER PRESENCE DENGAN KESIAPAN KENIKAH PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FELIZA HERLINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehadiran ayah berperan penting dalam membentuk pola relasi dan keyakinan individu terhadap pernikahan di masa dewasa. Figur ayah yang terlibat dallam pengasuhan memberikan dukungan emosional, nilai, teladan, serta rasa aman yang menjadi dasae kesiapan menikah, khususnya bagi perempuan dewasa awal sebagai role model dalam membentuk komitmen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara father presence dengan kesiapan menikah pada perempuan dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 351 perempuan dewasa awal dengan rentang usia antara 21-25 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Father Presence Questionnaire Revised Brief (FPQ-RB) dan Alat Ukur Kesiapan Menikah digunakan sebagai instrumen untuk mengukur kesiapan individu dalam menghadapi pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara father presence dengan kesiapan menikah pada perempuan dewasa awal di Aceh. Semakin tinggi kehadiran ayah, semakin tinggi pula kesiapan menikah pada perempuan dewasa awal di Aceh. Secara lebih spesifik hasil analisis juga menunjukkan bahwa dimensi dari Father Presence seperti relationship with father, beliefs about father, serts intergenerational about father juga menunjukkan adanya hubungan signfikan dengan kesiapan menikah. Temuan ini juga menegaskan bahwa artinya, bukan hanya kehadiran ayah secara spesifik secara umum berpengaruh, akan tetapi kualitas hubungan , keyakinan tehadap figur ayah, serta nilai-nilai keluarga lintas generasi masing-masing memiliki kontribusi signifikan.&#13;
Kata Kunci: Father Presence, Kesiapan Menikah, Perempuan Dewasa Awal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713773</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 16:10:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 16:33:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>