<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713753">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN LOVE LANGUAGE DAN KETERBUKAAN DIRI DALAM HUBUNGAN PERTEMANAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUNAWARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Love language merupakan salah satu bentuk mengekspresikan kasih sayang yang banyak muncul dalam hubungan pertemanan mahasiswa di era modern saat ini. Love language tidak hanya berfungsi sebagai cara mengekspresikan perhatian, tetapi juga memengaruhi kenyamanan emosional individu, yang pada akhirnya berdampak pada proses keterbukaan diri. Keterbukaan diri merupakan proses pengungkapan informasi personal, perasaan, dan pengalaman kepada orang lain sesuai dengan tingkat kedekatan hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan love language dan keterbukaan diri dalam hubungan pertemanan pada mahasiswa Universitas Syiah. Penelitian ini menggunakan teori penetrasi sosial yang dikemukakan oleh Altman dan Taylor. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif eksplanatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur yang dilakukan dengan enam orang mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang menerapkan love language dalam pertemanan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan love language berperan dalam meningkatkan keterbukaan diri dalam hubungan pertemanan mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Words of affirmation dan quality time muncul sebagai love language yang paling dominan, sedangkan receiving gift yang paling tidak dominan. Dalam keterbukaan diri, love language berperan pada aspek amount of disclosure sedangkan pada aspek honesty and accuracy penggunaan love language tidak memiliki peran yang begitu besar.&#13;
Kata kunci: love language, keterbukaan diri, hubungan pertemanan, mahasiswa&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713753</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 15:05:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 15:17:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>