<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713717">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nisrina Rifdah Cesaria</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan stres akademik pada mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Subjek penelitian berjumlah 374 mahasiswa program sarjana di Universitas Syiah Kuala yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA) yang dikembangkan oleh Sun et al. (2011) dengan 16 aitem yang mengukur lima aspek stres akademik, yaitu pressure from study, workload, worry about grades, self-expectation, dan despondency. Analisis data dilakukan menggunakan independent sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi p &lt; 0,001 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat perbedaan stres akademik antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan memiliki rerata stres akademik yang lebih tinggi (M = 50,84) dibandingkan mahasiswa laki-laki (M = 45,50). Meskipun demikian, sebagian besar mahasiswa pada kedua kelompok berada pada kategori stres akademik sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa jenis kelamin merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan tingkat stres akademik pada mahasiswa.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713717</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 12:33:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 14:40:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>